Salurkan Rp2,18 Miliar, Baznas Masih Berharap Dari Perusahaan

Ketua Baznas Solsel Zulfajriadi bersama Wakil Ketua Baznas Syafri Dt Bandaro
Ketua Baznas Solsel Zulfajriadi bersama Wakil Ketua Baznas Syafri Dt Bandaro

 

Solsel, kopasnews.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Solok Selatan telah menyalurkan bantuan program pendidikan, kesehatan dan lanjut usia sebesar Rp2.186.328.738 di tahun 2023.

“Dari zakat yang sudah kita kumpulkan sebesar Rp2,262 miliar, senilai Rp2,18 miliar sudah kita realisasikan kepada masyarakat sejak Januari hingga April 2023,” kata Ketua Baznas Solok Selatan, Zulfajriadi, Minggu (4/6/2023) di Padang Aro.

Dia merinci pendistribusian zakat tersebut, untuk program Solsel Cerdas Rp1.162.350.000 berupa beasiswa pendidikan berprestasi dan bantuan pendidikan masyarakat miskin. Kegunaannya untuk kebutuhan sekolah seperti melunasi uang pembangunan sekolah, beli seragam sekolah seperti buku, sepatu, tas dan lainnya.

“Langsung kita transfer ke rekening siswa bersangkutan, penggunaan di kontrol orang tua siswa itu sendiri,” bebernya.

Baca Juga : Buluh Kasok Perdana Dilewati Kendaraan Dinas Bupati Sejak Solsel Berdiri, Ini Harapan Masyarakatnya

Kemudian untuk program Solsel sehat Rp199.778.738, yaitu untuk membantu biaya pengobatan masyarakat di rumah sakit, yang betul-betul miskin dan kurang mampu.

“Jika ada masyarakat yang kesulitan dana disaat di rawat, maka lewat program ini kita bantu. Sehingga mereka tidak terlilit hutang disaat di rawat di rumah sakit,” jelasnya.

Serta program Solsel peduli Rp824.200.000, ini untuk membantu masyarakat lanjut usia kategori miskin. Sebab di usia renta, tentu saja masyarakat tidak mampu bekerja maksimal. Justru itu, program Baznas seperti ini sangat di harapkan adanya.

“Mereka yang lanjut usia marasa terperhatikan dengan adanya program ini. Sedikit dapat membantu beban mereka penerima bantuan,” tuturnya.

Baca Juga : Atasi Narkoba Zombie Masuk Indonesia, Perlu Tindakan Ekstrem Pemerintah dan Aparat

Sementara program Solok Selatan makmur dan Solsel Taqwa tidak didistribusikan karena belum mencukupi untuk jumlah zakat yang terkumpul.

“Zakat yang terkumpulkan baru dari Aparatur Sipil Negara (ASN) khusus yang muslim saja di bawah lingkungan Pemkab Solok Selatan,” bebernya.

Zulfajriadi menyampaikan, tahun lalu dari target Rp5,5 miliar dan terealisasi senilai Rp6,2 miliar.

Baca Juga : Mahasiswa Politeknik Caltex Tenggelam di Pulau Cinta

Terkait perusahaan yang berinvestasi di Solok Selatan, pihak Baznas sudah mengunjunginya. Namun belum ada yang merealisasikan hingga sekarang.

“Hingga kini perusahaan belum ada konfirmasi ke Baznas, kapan realisasi penyaluran dana zakat ke Baznas masih kita harapkan adanya partisipasi dari perusahaan tersebut,” tuturnya. (adi)