Pentingnya Pendidikan Politik Dalam Peningkatan Partisipatif Politik Masyarakat

Ilustrasi pembekalan Pendidikan Politik. Istimewa
Ilustrasi pembekalan Pendidikan Politik. Istimewa

 

 

Pendidikan politik sangat penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berpolitik, terutama pada generasi muda.

Dengan meningkatkan pemahaman dalam berpolitik, maka demokrasi masyarakat akan lebih termotivasi untuk terlibat dalam kegiatan politik seperti Pemilihan Umum (Pemilu), kampanye politik, dan sebagainya.

Sebab pendidikan politik tersebut dapat memaksimalkan partisipatif masyarakat dalam berpolitik secara aktif, cerdas, dan responsif dalam berdemokrasi.

Berikut adalah beberapa manfaat dari Pendidikan Politik di Indonesia :

1. Meningkatkan kualitas demokrasi, dan sebaliknya masyarakat akan lebih aktif dalam memberikan kontribusinya terhadap pemerintah.

2. Membentuk kesadaran masyarakat dengan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang sistem politik dan proses demokrasi.

3. Meningkatkan partisipasi masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan politik.

4. Membentuk masyarakat yang mandiri dan kritis, dimana masyarakat mampu memberikan kritik yang konstruktif.

Baca Juga : Kualitas Penegak Hukum Di Indonesia Masih Rendah

Disisi lain dapat kita lihat rendahnya Pendidikan politik menjadi salah satu faktor banyaknya masyarakat golput (tidak menggunakan hak suaranya), karena mereka tidak memiliki pemahaman tentang pentingnya partisipasi politik.

Dengan tingginya angka golput tersebut dapat menyebabkan rendahnya tingkat kepercayaan dan kredibilitas calon terpilih.

Dapat kita disimpulkan bahwa Indonesia masih memiliki banyak tantangan dalam membangun sistem politik yang stabil dan Demokratis. Oleh karena itu, perlu adanya upaya dari pemerintah, lembaga pendidikan, partai politik, dan masyarakat untuk mengatasi masalah-masalah politik tersebut dan memperkuat konsolidasi demokrasi di Indonesia.

Baca Juga : Begini Penjelasan KPU-Bawaslu Terkait Laporan Dugaan Ijazah Palsu

Seperti meningkatkan literasi politik terhadap masyarakat, masyarakat akan lebih mampu memilah informasi benar dan tidak benar. Dapat disimpulkan bahwa Indonesia masih memiliki banyak tantangan dalam membangun sistem politik yang stabil dan demokratis.

Intinya pendidikan politik harus digencarkan, baik untuk menyukseskan Pemilu hingga untuk mendewasakan demokrasi di Indonesia seperti meningkatkan jiwa kepemimpinan, ketokohan, termasuk kepekaan terhadap isu-isu sosial ditangah masyarakat.(Rahma Humayra Insani, Mahasiswa FISIP Unand Padang Jurusan Ilmu Politik)