Projo Sumbar Putuskan Dukung Prabowo-Airlangga di Konferda, Berbeda Dengan Provinsi Lain

Ketua Projo Sumatera Barat MHD Husni Nahar hasil Konferda usulkan Capres dan Cawapres Prabowo-Airlangga Hartarto saat konfrensi pers dengan awak media di Hotel Padang. Foto kopasnews.com
Ketua Projo Sumatera Barat MHD Husni Nahar hasil Konferda usulkan Capres dan Cawapres Prabowo-Airlangga Hartarto saat konfrensi pers dengan awak media di Hotel Padang. Foto kopasnews.com

 

Padang, kopasnews.com – DPD Projo Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) memutuskan mendukung dan mengusulkan Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden (capres) dan Airlangga Hartarto sebagai Wakil Presiden (cawapres) pada Pemilu 2024.

Keputusan itu berdasarkan hasil Konferensi Daerah (Konferda) bersama seluruh DPC Projo Kabupaten/Kota se Sumbar, Selasa (4/7/2023) malam di Hotel Padang.

“Kami Projo Sumbar telah sepakat mengusulkan, memutuskan Prabowo Subianto dan Air Langga Hartarto sebagai Capres dan Cawapres untuk dibawa ke Rakernas 6 Projo di Jakarta pada Oktober 2023 nanti,” kata Ketua DPD Projo Sumbar MHD.Husni Nahar saat konfrensi pers.

Baca Juga : Ini Pesan Headar Nashir Kepada 150 Kader Muhammadiyah Maju Pemilu 2024

Alasan memilih Prabowo dinilai figur yang berani, berwibawa, dan nasionalisme, sangat cocok sebagai penerus Presiden Joko Widodo. Sementara Airlangga Hartarto cukup berhasil menjembatani memulihkan perekonomian di tanah air ketika dilanda pandemi covid-19.

“Memamg kami ambil sikap berbeda dengan Provinsi-Provinsi lain, salah keputusan nanti Projo Sumbar dan daerah Sumbar juga yang akan rugi. Kami tak ingin terkucilkan lagi,” tegas Husni.

Projo selama dua tahun ini mendukung Jokowi belum pernah mendapatkan hasil apapun. Jadi hasil Konferda ini akan menjadi haluan baru Projo dan setiap hasil Konferda yang di bawa oleh DPD Projo se Indonesia. Dan akan di putuskan dalam Rakernas 6 Projo di Jakarta pada Oktober 2023.

Jadi menurut Husni, perjuangan projo cukup banyak. Bahkan sudah mati-matian berjuang selama dua periode Presiden Joko Widodo menjabat kepala negara, namun Sumbar tetap terkesampingkan.

“Kami merasakan pembangunan di Sumatera Barat kurang perhatian, contohnya saja jalan tol Padang-Pekanbaru. Semula titik nol pengerjaan dari Padang, kenyataan dari Pekanbaru. Hingga kini masih terbengkalai, kita ingin pemimpin yang berkomitmen melanjutkannya dan betul-betul bisa memberikan perhatian kepada Sumatera Barat,” terangnya.

Baca Juga : Prabowo Sebut Punya Hubungan Khusus Dengan Orang Sumbar

Ketua Projo Sumbar itu saat ditanya wartawan juga memberikan pernyataan. Hasil Konferda akan ditentukan di Rakernas nanti, DPD bersifat mengusulkan dan siap mengawasi usulan tersebut.

Nanti akan diputuskan di Rakernas bersama Ketua Umum Projo dan Dewan Pembina Projo Joko Widodo di Jakarta.

“Merah kata Jokowi merah, coklat kata Jokowi. Kami coklat, syaratnya pemimpin yang mau perhatikan Sumbar,” tuturnya lagi.

Sementara, Ketua Bidang Teknologi dan Digital Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Projo, Roy Abimayu menyebut hasil keputusan Konferda Projo Sumbar tersebut akan dibawa ke DPP yang akan di putuskan nanti di Rakerna bersama usulan Projo Provinsi-Provinsi lain di Indonesia.

“Saya ditugaskan DPP ke Sumbar untuk membantu proses Konferda Projo Sumbar dan hasil keputusan ini akan saya bawa ke DPP untuk diputuskan pada Rakernas 6 Projo di Jakarta pada Oktober nanti,” jelasnya.

Baca Juga : Gandeng UNESCO Tangkal Hoaks dan Ujaran Kebencian Hadapi Pemilu 2024

Jelang Konferda Wakil Bupati Solok Jon F Pandu juga hadir memberikan dukungan dan semangat kepada seluruh DPC dan DPD seiring berharap Konferda berjalan aman dan lancar demi kepentingan negara dan daerah ke depannya.

Terpisah, Ketua DPC Projo Solok Selatan Sepri Doni Inyiak Panji Api mengusulkan, jangan sampai pengurus DPD dan DPC se Sumbar hanya sekedar berjuang. Tapi tidak dianggap apa-apa.

“Harapan kita setidaknya satu kursi Menteri milik pengurus Projo, sehingga Projo memiliki gezah. Jadi, kita butuh komitmen dari Calon Presiden yang kita usung, jangan sekedar kita mendukung,” paparnya. (adi)