Rp 43 Miliar Lanjutan Pembangunan Pengendalian Banjir Batang Suliti

Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda meninjau sejumlah titik pembangunan di Solok Selatan bersama BPJN dan Pemkab Solsel
Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda meninjau sejumlah titik pembangunan di Solok Selatan bersama BPJN dan Pemkab Solsel

Kopasnews.com – Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, melaksanakan reses perorangan masa sidang pertama tahun 2024/2025 di Sumatera Barat, termasuk di Kabupaten Solok Selatan. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau berbagai proyek strategis infrastruktur dan mengidentifikasi potensi pembangunan yang dapat didorong ke tingkat pusat.

Dalam kunjungan yang berlangsung pada 16-17 Desember 2024, Zigo Rolanda didampingi oleh Kepala Balai Jalan Nasional Wilayah Sumatera Barat, Tabrani, serta jajaran Balai Wilayah Sungai Sumatera V.

“Agenda utama kunjungan ini adalah memantau progres pembangunan jalan nasional, salah satunya di Solok Selatan, serta proyek pengendalian banjir dan pengembangan infrastruktur lainnya,” kata Zigo Rolanda, Selasa (17/12/2024) di Padang Aro.

Baca Juga : Zigo; Golkar Berterima Kasih Atas Dukungan Masyarakat Pada Pemilu 2024

Dia menyebut diantara proyek yang menjadi fokus perhatian adalah lanjutan pembangunan pengendalian banjir di Batang Suliti, khususnya di wilayah Muara Labuh.

Zigo Rolanda mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 43 miliar untuk melanjutkan pembangunan pengendalian banjir yang telah dimulai sebelumnya.

Zigo juga meninjau sejumlah infrastruktur penting lainnya, termasuk perbaikan jalan nasional Solok Selatan – Padang yang melintas di Air Dingin, pembangunan trotoar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Muara Labuh, dan pembangunan embung di Lasung Batu, Pauh Duo.

“Selain itu, ia juga mengevaluasi sejumlah infrastruktur yang tengah dibangun, seperti jalan menuju perbatasan Solok Selatan dengan Kabupaten Kerinci, serta RTH di Padang Aro,” jelas mantan Ketua DPRD Solsel itu.

Dalam dialog dengan sejumlah pejabat daerah, Zigo Rolanda mengungkapkan pemahamannya tentang keterbatasan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah, yang kerap kali menghambat pembangunan.

Baca Juga : Jalan Lintas Riau-Sumbar di Tanjung Alai Dibuka untuk Uji Coba, Arus Lalu Lintas Lancar dengan Sistem Buka Tutup

“Tidak hanya di Solok Selatan, hampir seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat menghadapi persoalan yang sama. Saya mengundang pemerintah daerah untuk mengajukan proposal kepada pusat agar dapat mendapatkan dukungan anggaran,” ujar Zigo.

Sementara, Bupati Solok Selatan Khairunas, menyambut baik kunjungan ini sebagai peluang untuk menyampaikan berbagai aspirasi pembangunan. Khairunas menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur jalan, khususnya jalan nasional yang menghubungkan Solok Selatan dengan daerah sekitar, serta pembangunan infrastruktur pengendalian banjir yang terus menjadi prioritas.

“Kami berharap, program pengendalian banjir Batang Suliti dan perbaikan infrastruktur lainnya dapat segera terealisasi dengan dukungan dari pemerintah pusat,” kata Bupati.

Selain itu, Khairunas juga mengusulkan beberapa proyek lain, seperti pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), sanitasi, dan rusun di sekitar RS Batang Sangir, yang diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kecamatan Sangir Jujuan, Sangir Batang Hari, dan Sangir Balai Janggo.

Baca Juga : PDGI Solok Sawahlunto Beri Layanan Kesehatan Mulut dan Gigi kepada Warga Solsel

Sementara itu, Kepala Balai Jalan Nasional Wilayah Sumatera Barat, Tabrani, memastikan bahwa anggaran untuk pembangunan jalan dan jembatan menuju Solok Selatan telah disiapkan. Di antaranya adalah anggaran sebesar Rp 14 miliar untuk perbaikan jalan di Air Dingin, Rp 6 miliar untuk pembangunan embung di Lasung Batu, dan dana tambahan untuk pengendalian banjir di Batang Suliti.

“Dengan adanya dukungan anggaran tersebut, Zigo Rolanda berharap pembangunan infrastruktur di Sumatera Barat, khususnya di Solok Selatan, dapat berjalan lancar dan membawa dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat,” bebernya.(adi)