Syahrizal dan Afrimel Pimpin Nagari Pemekaran di Solsel

Camat Sangir memasangkan atribut tanda jabatan kepada Syahrizal Chan Pj Wali Nagari Lubuk Gadang Tenggara dan Afrimel Pj Wali Lubuk Gadang barat Daya di Kantor Camat Sangir di Lubuk Gadang
Camat Sangir memasangkan atribut tanda jabatan kepada Syahrizal Chan Pj Wali Nagari Lubuk Gadang Tenggara dan Afrimel Pj Wali Lubuk Gadang barat Daya di Kantor Camat Sangir di Lubuk Gadang

Lubuk Gadang, kopasnews.com – Bupati Solok Selatan melalui Camat Sangir Abul Abas melantik Syahrizal  sebagai Penjabat (Pj) Wali Nagari Lubuk Gadang Tenggara menggantikan Herdianto, dan Afrimel sebagai Pj Wali Nagari Barat Daya menggantikan Armen Sahyoni di Aula Kantor Camat Sangir, Kamis (8/12/2022).

 

 

Keduanya akan memimpin Nagari Pemkaraan di Kecamatan Sangir, dan menjalankan tugas dalam membangun nagari sesuai harapan Pemerintah sesuai kebutuhan masyarakat di daerah pelosok itu.

 

 

“Bekerjalah dengan amanah dalam mengayomi masyarakat dengan baik, serta mampu berinovasi dalam membangun Nagari bersama-sama dengan seluruh elemen di masyarakat. Termasuk koordinasi dengan Kecamatan dan Kabupayen,” pesan Abul Abas usai pelantikan.

 

 

Camat meminta Syahrizal Chan dan Afrimel untuk dapat mensukseskan program unggulan kepala daerah satu jorong satu rumah tahfiz, persoalan di bidang kesehatan, ekonomi dan pendidikan. Apalagi di daerah Tenggara yang kondisinya masih terisolasi dari berbagai bidang, disitu inovasi Wali Nagari diminta oleh Bupati Solok Selatan.

 

 

Baik PJ Wali yang baru dilantik dan kepada seluruh nagari di Kecamatan Sangir untuk menghidupkan kembali wirid pengajian di Mushalla atau Surau dan di Masjid. Sehingga masyarakat mendapatkan bimbingan keagamaan di nagari masing-masing.

 

 

“Juga tingkatkan kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat untuk membangun nagari dan hidupkan kembali nilai kegotong royongan di tengah-tengah masyarakat,” harapnya.

 

 

Baca Juga : Pesan Gamawan Fauzi, Pemerintah Harus Berfikir Untuk 50 Tahun Akan Datang

 

Sementara, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Alfis Basyir berpesan agar Pj Wali Nagari yang siap dilantik untuk dapat meningkatkan pelayanan publik ditengah masyarakat, serta bekerjalah dengan serius disegala aspek pembangunan.

 

 

Gali dan mamfaatkan potensi yang ada di nagari masing-masing, dan kelola sesuai aturan yang ada sehingga tidak ada persoalan dikemudian hari.

 

 

“Jaga amanah dan laporkan kondisi kewilayahan kepada pimpinan. Dalam membangun Nagari harus bekerjasama semua elemen di nagari. Jika ada kekurangan dalam pelayanan, harus diskusikan dengan pihak terkait. Bila ada kendala segera laporkan ke pimpinan,” pesan Alfis.

 

 

Sesuai intruksi Bupati, dia mengharapkan Pj Wali Nagari mampu mengkonsep pembangunan lebih maju serta berinovasi dalam menjalankan tugas sesuai amanah yang diberikan.

 

 

“Maju mundurnya sebuah Nagari tergantung pada konsep kepemimpinan Wali Nagarinya sebagai ujung tombak pemerintah daerah,” jelasnya.

Seluruh forkopincam ikut sukseskan pelantikan Pj Wali Nagari Lubuk Gadang Tenggara dan Lubuk Gadang Barat Daya
Seluruh forkopincam ikut sukseskan pelantikan Pj Wali Nagari Lubuk Gadang Tenggara dan Lubuk Gadang Barat Daya

 

 

Untuk itu, kerjasama membangun nagari dengan baik kedepannya harus menjadi tolak ukur Wali Nagari dalam mensukseskan program pemerintah daerah dan kerjakan dengan ikhlas.

 

 

“Jaga amanah dan kepercayaan yang  diberikan Bupati. Pimpin masyarakat banyak dengan baik, bijak dalam tindakan dan tingkatkan layanan publik sebagus mungkin. Berinovasi membangun nagari, sebab Wali Nagari ujung tombak kepala daerah sebagai pemerintahan terbawah,” terangnya.

 

 

Baca Juga : PSSI Solsel Bekali Lisensi Puluhan Pelatih Sepak Bola Daerah

 

 

Terpisah, Pj Wali Nagari Lubuk Gadang Tenggara, Syahrizal mengatakan siap menjalankan amanah yang diberikan Pemkab Solok Selatan dalam membangun daerah pelosok di Kecamatan Sangir.

 

 

Kedepan nagari ini harus lebih maju. Dianggap sebagai daerah terisolir karena kondisi infrastrukturnya masih perlu dibenahi dan bagaimana melepaskan kampung penduduk di Tandai dalam lingkaran kawasan Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS) yang mengganjal pembangunan daerah.

 

“Kedepan kita harus berkoordinasi dengan Pemerintah dan masyarakat. Mencari solusi yang ada di nagari, berinovasi dan melompat dalam mengejar pembangunan nagari yang akan saya pimpin,” ujarnya. (adi)