Luar Biasa, Seminggu Siap Diaspal Jalan Provinsi di Solsel Terbelah

Luar Biasa, Seminggu Siap Diaspal Jalan Provinsi di Solsel Terbelah

Kondisi jalan Provinsi di Nagari Ranah Pantai Cermin, Kecamatan Sangir Batang Hari Solok Selatan langsung rusak usai di aspal
Kondisi jalan Provinsi di Nagari Ranah Pantai Cermin, Kecamatan Sangir Batang Hari Solok Selatan langsung rusak usai di aspal
Kondisi jalan Provinsi di Nagari Ranah Pantai Cermin, Kecamatan Sangir Batang Hari Solok Selatan langsung rusak usai di aspal
Kondisi jalan Provinsi di Nagari Ranah Pantai Cermin, Kecamatan Sangir Batang Hari Solok Selatan langsung rusak usai di aspal kondisi Rabu (9/11) malam.

Solsel, kopasnews.com – Baru seminggu di aspal, jalan Provinsi di Kabupaten Solok Selatan sudah terlihat hancur. Penyebab kerusakan diduga pada lapis perkerasan aspal kurang padatnya faktor struktur di bawahnya.

“Tentu kita sangat menyayangkan kondisi pembangunan seperti ini. Harapan kita ya harus segera diperbaiki, Pemprov dan DPRD Provinsi Sumbar seharusnya turun kelokasi. Sebelumnya pengerjaan jalan provinsi ini di Nagari kami juga belum maksimal,” ungkap Wali Nagari Ranah Pantai Cermin, Irfansyah Rio, Kamis (10/11/2022).

Dia menyebut kerusakan awalnya terjadi pada Selasa (9/11) kemarin, badan jalan yang baru seminggu siap diaspal oleh kontraktor terlihat sudah retak-retak. Titiknya di Jorong Aur Duri, Nagari Ranah Pantai Cermin, Kecamatan Sangir Batang Hari.

Baca Juga : Anggota DPRD Solsel Daliyus Sorot Buruknya Pengerjaan Proyek Jalan Provinsi

Semalam kata Rio, saat ia melintasi jalan Provinsi penghubung antara antar Kecamatan dan antar Kabupaten itu, tidak bisa lagi dilewati oleh kendaraan jenis sedan atau mobil ceper.

“Selain retak-retak. Juga kondisi terkini sudah terbelah dan aspal turun setinggi 25 CM. Jadi, sangat terganggu transportasi masyarakat,” ujar Wali Nagari RPC itu.

Miris, usai di aspal jalan Provinsi di Kecamatan Sangir Batang Hari langsung rusak
Miris, usai di aspal jalan Provinsi di Kecamatan Sangir Batang Hari langsung rusak kondisi Selasa (8/11).

Dia mengatakan perlunya maksimal dalam pengawasan oleh dinas PUPR Sumbar. Agar nilai pekerjaan yang dilakukan pihak kontraktor lebih bagus kualitasnya.

Kalau seperti ini masyarakat sebagai penikmat pembangunan yang rugi, termasuk Pemprov Sumbar sebagai penganggaran pembangunan.

“Anggaran pembangunan ke daerah kami sangat sulit dan datang hanya sekali-kali. Kita harapkan pembangunan lebih maksimal,” tuturnya.

Hendrianto pegawai Kecamatan Sangir Batang Hari menyebut, saat kendaraannya melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Bidar Alam menuju RPC. Dia harus ngerem mendadak sepeda motor yang dikendarainya dilokasi jalan provinsi yang terbelah itu.

“Saat saya melewati perbatasan Abai, langgsung ngerem mendadak. Jika tidak saya bisa kecelakaan,” terangnya.

Dia menduga, rusaknya jalan provinsi usai diaspal diduganya kadar aspal tidak sesuai Job Mix Formula dan suhu penghamparan aspal di lapangan tidak sesuai spesifikasi juga sangat berpengaruh.

“Kalau tidak segera diperbaiki, tentu dampak pelayanan publik melalui akses transportasi jalan darat ini terganggu. Tentu kita berharap segera dilakukan perbaikan,” harapnya. (adi)

error: Content is protected !!