Wisata  

Kemen LHK Lakukan Kajian Jalur Pendakian Gunung Kerinci

FB IMG 1661527469908
Terlihat sejumlah pendaki Gunung Kerinci. Foto Facebook Iuan Tri Funny
Solsel, kopasnews.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI bersama Balai Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS) akan melakukan kajian terhadap dukungan percepatan pengembangan Pariwisata Solok Selatan, seperti jalur pendakian Gunung Kerinci via Kabupaten Solok Selatan.
Wakil Menteri LHK RI Alue Dohong menyarankan, Pemkab Solok Selatan dimintanya terlebih dahulu berdiskusi dengan Balai TNKS terkait beberapa kebijakan aturan yang harus dipatuhi.
Seperti kebijakan konservasi, sepanjang tidak berada di zona inti. Maka kebijakan tersebut bisa dilakulan untuk usulan jalur pendakian Gunung Kerinci tersebut.
“Silahkan Pemkab diskusikan dengan pihak Balai TNKS, karena teknis dilapangan itu berada di TNKS,” ujar Alue Dohong, Jumat (26/8/2022).
Kepala Balai TNKS Haidir menjelaskan, usulan Pemkab Solsel akan dilakukan kajian terlebih dahulu, apakah jalur yang dibuka tersebut memang tidak berada pada zona yang dilarang.
Dan apakah usulan dokumen tersebut sudah memenuhi persyarakat untuk langlah pengembangan wisata pendakian Gunung Kerinci.
“Jika lebih efektif dan lebih singkat perjalan dan diluar zonasi inti. Maka segera akan kita tindak lanjuti. Usulan yang kita terima itu, harus dilakukan kajian dan apakah berada dizona pemamfaatan,” terangnya.
“Mudahan saja kita Pemkab mendapatkan izin dari Kemen LHK dan TNKS sesuai jalur pendakian Gunung Kerinci yang sudah di rintis ini,” ungkap Bupati Solok Selatan, Khairunas.
Dia mengatakan, dibandingkan jalur lama atau jalur dari Kersik Tuo, Kabupaten Kerinci yang butuh 4 hari perjalanan yang baru sampai di puncak Gunung tertinggi di Sumatera itu.
Dengan dengan jalur via Solsel lebih egektif dan pendek. Sehingga akan menjadi tujuan pengembangan wisata pendakian gunung Kerinci tersebut dan mudahan niat bersama ini dikabulkan Kementerian.
“Jalur via Solsel hanya butuh 8 jam perjalanan, lokasinya berada di zona pemamfaatan. Jadi ini yang menjadi dasar Pemkab mengusulkan izin dibukanya jalur pendakian via Solsel,” terangnya. (adi)