Pusat Kuliner, dan Parkir Akan di Bangun di Taman Padang Aro dan Muara Labuh

 

Ketua DPRD Solok Selatan, Zigo Rolanda menjelaskan, anggaran kelanjutan pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Padang Aro dan Muaro Labuh sudah dianggarkan di APBD Solok Selatan tahun 2022.

Anggaran dua taman tersebut senilai Rp5 miliar, dengan harapan pelaksanaan pembangunan sarana pendukung Taman Kota Padang Aro dan Taman Muara Labuh terjaga kualitasnya.

“Kita minta semua pihak mengawasinya, sehingga nilai pembangunan lebih lama dinikmati masyarakat. Apalagi peran Pers di dalam pengawasan disamping tupoksi DPRD Solsel,” kata Zigo Rolanda di Timbulun Atas.

Sebab, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan telah menganggarkan dana dalam menata masyarakat yang berdadang di sekitar Ruang Terbuka Hijau (RTH), baik di Kecamatan Sangir maupun di Kecamatan Sungai Pagu itu.

“Jadi kita awasi bersama-sama nantinya,” pesan Zigo.

Plt.Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkin LH) Solok Selatan, Novi Hendrix, menyebutkan, konsep pembangunan RTH sesuai dengan fungsi konservasi atau penghijauan yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sarana dan prasarana yang akan dibangun di tahun 2022 ini berupa tempat pusat kuliner, parkir, WC umum. Pembangunan sarana ini untuk menata keberadaab pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam masa-masa membenahi perekomian masih dalam situasi Covid-19.

“Kondisi saat ini pedatang di dua RTH ini belum tertata dengan baik, sehingga perlu tempat yang aman bagi mereka. Jumlah tempat kuliner yang akan dibangun disesuaikan dengan lokasi lahan yang tersedia,” paparnya.

Termasuk lahan parkir, dengan sendirinya ada dan terbuka lapangan pekerjaan bagi warga setempat. Termasuk masukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari kios kuliner dan parkir.

Sebab saat ini kendaraan roda dua dan roda empat perkir diberbagai lokasi dan bisa memicu kemacetan. Justru itu, perlu disediakan tempat parkir demi kenyamanan pengunjung taman di setiap malam harinya.

“Disamping kenyamanan bagi pengunjung dan pedagang. Dari kios, parkir dan WC umum juga akan jadi masukan pendapatan bagi daerah,” tuturnya.

Kondisi terkini tiga item tersebut belum tersedia, sehingga Pemkab dan DPRD komitmen untuk membangunnnya. Karena tingkat kunjungan di taman sangat banyak, WC belum tersedia.

Lokasi taman, baik taman Kota Padang Aro maupun taman Muara Labuh akan diperluas. Jadi, sebut Novi tidak ada yang dianak tirikan dalam pembangunan dua taman tersebut.

“Pusat kuliner, parkir dan WC umum nanti bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) disamping pelayanan kepada pelaku UKM dan kenyamanan pengunjung,” ucapnya. (Adi)