Pasukan Oren Mogok Kerja Tinggalkan Sampah


Padang Aro, Kopasnews.com– Keberadaan sampah di Pusat Kabupaten Solok Selatan mulai tidak terurus, baik disepanjang jalan nasional maupun di taman Kota Padang Aro.

Hal ini disebabkan pasukan oren atau tenaga kenersihan yang mengalami mogok kerja. Penyebabnya honor untuk kebutuhan makan belum juga dibayarkan, sedangkan tuntutan kerja cukup berat.

“Yang kerja bersihkan taman cuman saya sendiri om, yang lain pada mogok kerja. Sebab sudah empat bulan honor untuk penyambung hidup belum dibayarkan,” kata Jumi Warsi saat ditemui bersih-bersih sampah di Taman Kota Padang Aro, Jumat (26/11/2021) pagi.

Dia menyebutkan, pasukan oren bekerja membersihkan sampah bertebaran di taman dan disepanjang jalan hingga Kantor Bupati Solok Selatan setiap paginya ada sekitar 25 orang.

Namun hari ini hanya dia sendiri terlihat bekerja membersihkan sampah yang sangat banyak di taman.

“Kita ikhkas aja dulu, mudahan gaji kami yang diterima Rp1 juta sebulan dapat diperjuangkan Pemkab dan DPRD Solsel,” tutur ibu satu anak itu.

Dia mengaju dari pukul 06.00 wib pagi memberihkan sampah di taman, hingga kini sudah pukul 08.50 wib juga belum tuntas.

Sebab semalaman pengunjung taman sangat banyak dengan adanya uji coba air mancur warna warni sebagai alunan Pusat Kabupaten.

“Banyak sih sampahnya. Bisanya disini tenaganya 8 orang, sekarang hanya saya sendiri,” ujarnya mengaku juga sudah 4 bulan belum terima gaji dari Dinas terkait.

Kalau dijalan-jalan memang tidak sanggup sendiri, sebut Jumi, rutenya panjang. Yang di taman saja diperkirakan akan tuntas pukul 11.00 wib, sedangkan beban kerja tenga kebersihan dari pukul 06.00 wib sampai pukul 10.00 wib.

“Iklas saja, mudahan Pak Bupati, Pak Wabup, Pak Sekda dan Pak DPRD kita dengarkan suara kami dari tenaga kerbersihan ini,” harapnya.

Plt.Kepala Dinas Permukiman Perumahan dan Lingkungan Hidup (Perkin LH), Novi Hendrix membenarkan tenaga kebersihan dibawah dinasnya mogok kerja.

“Benar, pasukan oren kami mogok kerja. Karena sudah beberapa bulan belum terima gaji,” ucapnya. (Adi)

Jumi Warsi satu-satunya petugas kebersihan yang mau bekerja ikhlas . Dia daei subuh hingga pukul 09.50 untuk memilih beragam jenis sampah di Taman Kota Padang Aro (foto:Adi)