3 Unit Rumah Pekerja Kebun Teh Hangus Terbakar

Padang Aro, Kopasnews.com– Musibah datang usai sholat jumat,  tiga unit rumah tinggal pekerja dan karyawan teh hangus terbakar di Huberta, Jorong Liki, Nagari Lubuk Gadang Barat, Kecamatan Sangir, Solok Selatan.

Tidak ada korban jiwa dalam persitiwa yang terjadi Jumat (26/11/2021) sekitar pukul 13.00 wib itu. Hanya saja seluruh perlengkapan rumah tangga habis terbakar, tidak sempat diselamatkan karena pemilik rumah sedang berada di luar.

“Kondisi cuaca panas, api dengan cepat menyala disetiap sudut rumah. Hingga tiga unit rumah semi permanen milik karyawan dan pekerja teh di PT.Pekonina Baru seluruhnya rata dengan tanah. Bukan lima unit, tapi 3 unit rumah,” kata Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP Damkar Solok Selatan, Arnonsyah, Jumat (26/11/2021) usai kejadian.

Dia mengatakan, peristiwa kebakaran tersebut sekitar pukul 13.00 wib, anggota dapat memberikan informasi sekitar pukul 14.30 wib dikarenakan dilokasi kebakaran tidak ada jaringan seluler.

Menuju lokasi kebakaran cukup jauh dari Posko Damkar 1 Sangir, harus mendaki dengan kondisi infrastruktur jalan menuju perusahaan teh cukup terjal, pendakian, batu-batu kerikil halan besar-besar. 

“Mobil damkar tidak bisa cepat kelokasi karena kondisi jalan, kita tiba dilokasi api sudah padam,” terangnya.

Seluruh peralatan rumah tangga pemilik rumah yang mengalami musibah kebakaran itu, tidak satupun yang bisa diselamatkan. Arnonsyah memaparkan, pemilik rumah saat kejadian ada yang bekerja dan ada yang berada di pasar.

Mereka mengetahui rumahnya sudah hangus terbakar setelah satu setengah usai kejadian, namun setiba dilokasi korban kebakaran hanya tertunduk dan tidak bisa berbuat banyak. Karena melihat rumah ditempatinya sudah rata dengan tanah.

“Kita setiba dilokasi berusaha memadamkan puntung kayu rumah yang masih berasap. Bukan 5 rumah, tapi 3 unit rumah,” bebernya.

Nama-nama korban kebakaran tersebut yakni Sugiman 55 tahun, dia mengalami kerugian sekitar Rp5 juta. Iwan 36 tahun, ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp15 juta, kemudian Safriyal 53 tahun, mengalami kerugian sekitar Rp50 juta.

“Kerugian sementara ditaksir sekitar Rp70 juta, dan penyebab kebakatan diduga konsleting arus pendek listrik,” paparnya. (Adi)

3 Unit rumah tinggal karyawan pekerja teh di huberta hangus terbakar