Kajari Usut Dugaan Kasus Penyertaan Modal

Padang Aro, Kopasnews.com– Kejaksaan Negeri Solok Selatan mengkonfirmasi, pihaknya telah menangani dugaan kasus penyalahgunaan dana penyertaan modal dari Pemerintah Kabupaten Solok Selatan kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Solok Selatan dan telah masuk pada tahap penyidikan.

“Kita tengah melakukan penyidikan dugaan kasus pengadaan sambung pipa ke rumah masyarakat berpenghasilan rendah (SRMBR) itu, sejumlah saksi-saksi sudah kita periksa,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Solok Selatan, Muhammad Bardan, Kamis (18/11/2021).

Kajari menjelaskan lagi, mudahan saja secepatnya dugaan kasus tersebut bisa dituntaskan, sebagai bentuk kinerja bagi Kajari dalam mengungkap indikasi penyalahgunaan anggaran penyertaan modal tahun anggaran 2016 dan 2017 lalu.

“Kawan-kawan media nanti kita kabari lagi, kalau dugaan kasus ini telah tuntas kita tangani. Soal berapa kerugian negara dan jumlah tersangkannya…?,” beber Bardan tersenyum.

Sementara, Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri Solok Selatan, Hironimus Tafonao, menambahkan, status pemeriksaan sudah ditingkatkan pada tahap penyidikan. Pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap belasan saksi-saksi dan telah memberikan keterangan

“Kita telah memeriksa 15 saksi-saksi, mudahan saja dugaan kasus ini segera kita tuntaskan,” jelasnya.

Dana tersebut digunakan untuk penuntasan sambung pipa ke rumah masyarakat berpenghasilan rendah (SRMBR). 

“Saksi yang kita periksa yang melihat, mendengar, menyaksikan dan mengalami dugaan kasus penyertaan modal ini,” terangnya.

“Tahap pemeriksaan selanjutnya akan hadirkan saksi ahli, penyitaan barang bukti, dan penahanan para dugaan tersangkanya,” paparnya. (Adi)