Pimpinan NU Harus Punya Kemampuan dan Kemauan Untuk Pengabdian Kemasyarakat

Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Solok Selatan Mukhlis menegaskan, pimpinan Nahdlatul Ulama (NU) yang akan dipilih dalam musyawarah cabang nantinya, harus betul-betul punya kemampuan, integritas dan kemauan dalam menggerakan organisasi keagamaan ditengah-tengah masyarakat Islam.

“Setelah terpilih jangan nama saja yang terpajang di Surat Keputusan, akan tetapi pengurus NU dapat bekerja sebagai organisasi islam dan mampu membawa nama baik NU di mata masyarakat Solsel,” pesan Mukhlis yang hadir dalam Konfrencab NU Solsel mewakili Ketua DPRD Solsel, Rabu (20/10/2021).

Dia mengapresiasi kegiatan Konfercab NU dan mendoakannya agar  pemilihan dapat berjalan dengan lancar.

Ditekankan Mukhlis, pemilih Pimpinan NU harus betul-betul punya kemampuan, integritas dan kemauan dalam pengemban tugas dalam organisasi keagamaan.

Karena NU katanya, menyangkut pengabdian ke masyarakat dalam dakwah keagamaan dan membawa umat ke jalan yang benar. Sebagai calon ketua, bukan untuk mencari sesuatu hal di tubuh NU.

“NU harus hadir untuk memberikan solusi persoalan keagamaan, bermamfaat untuk umat,” terangnya.

Akhir-akhir ini sebut Mukhlis, muncul aliran yang merusak ajaran islam di Kabupaten Solok Selatan. Mereka mengaku islam akan tetapi kegiatannya diduga jauh melenceng yang disariatkan agama islam.

“Secepatnya kita melakukan pencegahan dan tugas NU dalam menghentikannya dan membawa kejalan yang benar,” harapnya.

Asisten I Pemkab Solok Selatan Fidel Effendi memberikan motivasi dan dukungan terhadap pelaksanaan Konfercab NU Solsel.

Dia menyampaikan pesan Bupati, pengurus NU untuk dapat mendukung visi misi Kapala daerah sebagai organisasi keagamaan yang sudah besar yang lahir di tahun 1926 lalu.

Seperti dalam pengembangan Sumber Daya Manusia berkualitas, berkarakter, serta priduktif dan  kompetitif dibidang keagamaan.

“Mari kita bergandeng tangan dengan Pemkab Solok Selatan dan organisasi keagamaan lainnya seperti Muhammadiyah,” bebernya.

Diharapkan Fidel, hendaknya pemilihan Ketua NU dilakukan dengan musaywarah mufakat, bukan foting. (Adi)

Ketua DPC PKB Solsel Mukhkis mewakili Ketua DPRD Solsel memberikan sambutan dalam konfercab NU Solsel. Foto Adi