Satu unit rumah papan di Jorong Liki Atas, Nagari Lubuk Gadang Barat, Kecamatan Sangir, Solok Selatan, ludes dilalap si jago merah.

Peristiwa itu terjadi Jumat (1/10/2021) sekitar pukul 17.00 wib sore, ketika penghuni rumah tengah berada di kebun.

“Saya melihat api besar persis di dekat rumah yang saya tempati, saat itu saya sedang berada di kebun,” kata Syahril,59 tahun, Jumat (1/10/2021) didampingi Wali Nagari Alam Pauh Duo, Zainal Abidin dilokasi kebakaran.

Ketika dia tiba di dekat rumah, dia hanya tertunduk duduk dan tidak bisa berbuat apa-apa karena api sudah menjalar di seluruh ruangan.

Dengan cepat rumah papan yang ditempatinya itu, ludes jadi abu. 

“Hanya beberapa menit ketika saya tiba, Rumah ini langsung roboh,” tuturnya yang mengaku menumpang di rumah papan itu.

Dia mengatakan, rumah 

Papan ini bukan miliknya. Akan tetapi ia hanya menumpang disana, namun nasib nahas menimpa ketika ia membersihkan tanaman di kebun.

“Saya hanya menumpang disini, saya hanya memasak tadi pagi. Siap sholat jumat saya ke kebun lagi,” ujarnya.

Wali Nagari Alam Pauh Duo, Zainal Abidin saat mendengarkan ada informasi kebakaran langsung ke lokasi. Saat dia tiba, api sudah merobohkan rumah papan yang ditempatkan Syahril.

“Lokasi kebakaran ini berada di perbatasan Nagari kami, saat dapat informasi saya bergegas datang kelokasi kebakaran,” sebut Zainal.

Ditaksir hasil penghitungan kerugian akibat musibah kebakaran sekitar Rp40 juta, menurut keterangan pemilik rumah di rumah itu ada kompresor, masin oto panter ,gorobak dorong, uang sekitar Rp2 juta.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP dan Damkar Solok Selatan, Darmansyah mengaku mendapatkan informasi pukul 18.00 wib. Ketika ia akan sampai dilokasi, Rumah Papan tersebut sudah jadi abu dan apinya sudah padam. Dugaan sementara kebakaran ini akibat terjadi arus pendek listrik.

“Saya distop warga, sudah terlambat. Api sudah padam sejak pukul 17.20 wib tadi dan kini hanya tersisa seng bekas terbakar,” tuturnya menirukan. (Adi)

Rumah Papan terlihat hanya menyisakan seng bekas terbakar di Liki atas