Ade Vernanda (baju biru) saat menghadiri rapat paripurna di DPRD Solsel


Ade Vernanda mengundurkan diri sebagai Anggota DPRD Kabupaten Solok Selatan, hal ini dilakukannya karena ingin berbakti kepada orang tuanya.

Surat pengunduran dirinya sebagai anggota DPRD Solsel telah ia serahkan 6 September 2021 lalu.

“Saya mengundurkan diri karena ingin fokus merawat papa yang sedang sakit. Keputusan ini sudah saya fikirkan matang-matang, demi berbakti kepada orang tua,” kata Ade Vernanda, Kamis (23/9/2021).

Dia mengatakan, orang tuanya butuh perhatian seorang anak, beliau tengah sakit dan sedang dirawat. Jika ia masih mempertahankan kursi DPRD Solok Selatan, bisa-bisa orang tuanya terabaikan.

“Disatu sisi, jika saya tetap mempertahankan kursi anggota DPRD. Tanggung jawab ke negara dan ke masyarakat bisa terabaikan, sehingga saya ambil keputusan mundur,” beber anggota DPRD Solsel termuda itu.

Di DPRD Solok Selatan, dia juga mengemban jabatan Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Memilih mundur sebagai anggota DPRD sebuah keputusan yang harus ia ambil, demi tanggung jawab terhadap orang tua yang telah membesarkannya.

Menjadi legislator, Ade menuturkan sudah dua periode yang diembannya. Periode pertama 2014-2019 dan periode kedua 2019-2024 dadi Dapil I Sangir.

“Saya hanya mundur sebagai anggota DPRD Solsel saja, hingga sekarang saya masih kader Partai PAN,” jelasnya.

Ketua DPD PAN Solok Selatan, Erwin Ali membenarkan, bahwa kadernya bernama Ade Beranda telah mengundurkan diri sebagai anggota DPRD Solsel.

Pihaknya telah meneruskan ke DPP untuk proses Pergantian Antar Waktu (PAW) yang akan digantikan oleh Afri Nofiardi yang memperoleh suara kedua pada Pileg 2019 lalu.
“Ade masih kader PAN, ia mundur hanya sebagai anggota dewan,” tuturnya. (Adi)