Hadits-Hadits Rasulullah Berkaitan Dengan Perkawinan


1. Rasulullah Shallallahu A’alaihi Wasallam bersabda, “Wanita di nikahi karena empat faktor. Yakni karena harta kekayaanya, karena kedudukannya, karena kecantikannya dan karena agamanya. Hendaknya pilihlah yang beragama agar berkah kedua tanganmu”.(HR. Muslim).

2. Rasulullah Shallallahu A’alaihi Wasallam bersabda, “Janganlah seseorang menawar di atas penawaran saudaranya. Dan jangan meminang di atas peminangan saudaranya, kecuali saudaranya mengijinkannya”.(HR. At Thirmidzi dan Ahmad). 

3.Sesudah membagi nafkah dan giliran terhadap istri istrinya, Rasulullah Shallallahu A’alaihi Wasalam berkata, kepada istri-istrinya, “Ya Allah… aku telah membagi nafkah dan giliran kepada istri-istri hamba dengan adil. Maka janganlah Engkau cela aku. Ampuni aku, jikalau aku tidak bisa membagi percintaan dengan adil. Karena hati ini tidak dlm kekuasaan ku, tapi hati ini dalam kuasa Mu”.(HR. Ibnu Hibban dan Al Hakim)

4.Rasulullah Shallallahu A’alaihi Wasalam bersabda kepada Ali Ra, “Hai Ali, ada tiga perkara yang janganlah kamu menunda nunda  pelaksanaan nya, yaitu shalat apabila tiba waktunya, jenazah yang apabila sudah siap penguburannya, dan wanita (gadis ataw janda), bila ia sudah menemukan laki-laki yang sepadan yang meminangnya”.(HR. Ahmad)

5. Rasulullah Shallallahu A’alaihi Wasallam bersabda, “Apabila kawin (beristri) maka ia telah melindungi separo agamanya. Oleh karena itu hendaklah ia bertaqwa kepada Allah Subhanawata’ala dalam yang separo nya lagi”.(HR. Al Hakim).
6. Rasulullah Shallallahu A’alaihi Wasallam bersabda, “Wahai segenap pemuda, barangsiapa yang mampu memikul beban keluarga maka hendaklah ia menikah. Sesungguhnya pernikahan itu lebih dapat meredam gejolak mata dan hawa nafsu seksual. Tapi, barangsiapa yang belum mampu hendaklah ia berpuasa, karena puasa itu benteng penjagaan baginya”.(HR. Bukhari).

7. Rasulullah Shallallahu A’alaihi Wasallam bersabda, “Jika seorang suami mengajak istrinya ke tempat tidur nya, lalu istrinya menolaknya sehingga ia melalui malam itu dengan keadaan marah, maka para malaikat melaknat istrinya itu sampai shubuh” (HR. Bukhari dan Muslim)

8. Rasulullah Shallallahu A’alaihi Wasallam bersabda, “Seburuk buruknya kedudukan seseorang di sisi Allah Subhanawata’ala pada hari kiamat nanti ialah orang yang menggauli istri nya dan istrinya pun melayaninya, lalu suaminya mengungkapkan rahasia istrinya kepada orang lain”.(HR. Muslim).

9. Rasulullah Shallallahu A’alaihi Wasallam bersabda, “Janganlah seorang laki-laki mukmin membenci istrinya yang beriman. Bila ada perangai yang tidak ia sukai, dia pasti ridho dengan perangai yang lain”.(HR. Muslim)

10. Rasulullah Shallallahu A’alaihi Wasallam, “Apabila diantara kamu ada yang bersegama dengan istrinya, hendaknya lakukan lah dengan kesungguhan hati. Apabila selesai hajatnya, sebelum selesai hajat istrinya, hendaklah dia sabar menunggu sampai istrinya selesaikan hajatnya” (HR. Abu Yu’la)

11. Dari Abu Hurairah Ra, bahwasanya Rasulullah Shallallahu A’alaihi Wasalam bersabda, “Barangsiapa ada baginya istri dua, tiga dan empat, lalu ia condong (tidak adil) kepada salah satu istrinya, maka ia akan di datangkan di hari kiamat kelak dengan berjalan pincang/miring”.(HR. Ahmad)

12. Dari Anas Ra, ia berkata,”Menurut sunnah apabila seorang laki-laki yang sudah menikah, dan ia menikahi seorang gadis perawan, maka  hendaklah ia berdiam diri sana selama tujuh hari tujuh malam. Maka setelah itu ia atur lagi giliran untuk yang lainnya. Dan apabila ia menikahi janda, cukup berdiam selama tiga hari saja.kemudian,ia jalankan lagi giliran”.(Mutafaq’alaih)

13. Dari Ummu Salamah,bahwasanya Rasulullah Shallallahu A’alaihi Wasalam tatkala menikahi nya, Beliau (Rasulullah) berdiam diri di rumahnya selama tiga hari tiga malam. Dan Rasulullah Shallallahu A’alaihi Wasalam bersabda, “Sesungguhnya tidak ada keberatannya aku(Rasulullah (HR. Muslim).

error: Content is protected !!