Tim Putri Afghanistan Melarikan Diri ke Meksiko


Anggota tim putri Afghanistan berhasil melarikan diri dari negaranya setelah Taliban menduduki Istana Kepresidenan pekan lalu, mereka tiba di Meksiko, Selasa (24/8/2021) malam.

“Lima anggota tim Putri Afghanistan yang melarikan diri dari negaranya, kami menyambutnya dengan hangat di Meksiko,” ujar Wakil Sekretaris Multilateral dan Hak Asasi Manusia,Kementerian Luar Negeri Meksiko Martha Delgado, dikutip Reuters.

Meksiko berjanji untuk membantu perempuan dan anak perempuan Afghanistan, sehingga keamanan dan kenyamanan mereka miliki.

Menteri Luar Negeri Meksiko, Marcelo Ebrard mengaku mulai memproses pengajuan pengungsi warga Afghanistan.

“(Kami) memproses pengajuan pengungsi pertama warga Afghanistan, terutama perempuan dan gadis yang sudah memintanya,” kata Ebrard di akun Twitternya.

Tim robotik dari Afghanistan itu, telah memenangkan penghargaan internasional atas robot-robot ciptaannya.

Mereka juga membuat penemuan robotik yang dipatenkan. Hak paten itu termasuk robot pendeteksi ranjau darat dan ventilator berbiaya murah terbuat dari onderdil mobil.

Ventilator itu berguna untuk membantu pasien Covid-19 di negara, yang sistem kesehatannya rusak akibat perang selama beberapa dekade.

Afghanistan masih berada dalam kekacauan usai Taliban berhasil menduduki Kabul dan istana kepresidenan pada 15 Agustus lalu.

Banyak penduduk lokal yang ingin kabur dari negara itu karena tak mau merasakan pemerintahan Taliban yang dinilai akan otoriter.

Sejumlah negara pun berusaha mengevakuasi staf dan warganya dari Afghanistan, termasuk Amerika Serikat.

AS tengah berkejaran dengan waktu untuk menyelesaikan seluruh evakuasi, termasuk pasukan militernya dan warga Afghanistan, yang akan berakhir pada 31 Agustus sesuai kesepakatan awal. Sumber CNN Indonesia. (**)

error: Content is protected !!