Jalan Daerah Penghasil Jagung dan Padi Sudah Seperti Lumpur

  • Adit
  • 22 Agustus 2021
  • Komentar Dinonaktifkan pada Jalan Daerah Penghasil Jagung dan Padi Sudah Seperti Lumpur

Kondisi infrastruktur jalan Sungai Salak sebagai daerah penghasil jagung dan padi di Solsel


Petani Sungai Salak, Nagari Lubuk Gadang Utara, Kecamatan Sangir merindukan adanya perbaikan infrastruktur jalan yang saat ini kondisinya sangat parah. Sudah bagaikan lumpur dan hampir setiap hari dilewati masyarakat.

“Roda dua saja sulit menempuhnya, sebab lubang jalan tanah ini sudah banyak yang dalam. Terutama musim hujan saat ini, sudah semakin hancur,” terangnya Ali Bakri, 53, petani Sungai Salak, Minggu (22/8/2021).

Jalan Kabupaten tersebut sebagai urat nadi perekonimian masyarakat untuk pengangkutan hasil bumi pertanian seperti komuditi jagung dan padi.

“Sudah 76 tahun Indonesia merdeka, namun belum ada perbaikan jalan ini. Padahal basis pertanian, puluhan ton jagung setiap minggunya diproduksi di daerah ini termasuk padi gabah,” ungkap Analis,37, petani lainnya.

Setiap kali masyarakat panen padi atau panen jagung, upah angkut dengan menggunakan sepeda motor cukup besar dikeluarkan para petani. 

Nah, jika ada inisiatif dari Pemerintah Daerah memperbaikinya. Tentu saja, setiap kali produksi tentu saja bisa menggenjot perekonomian masyarakat.

“Mudahan saja, Pemkab Solsel maupun Wakil Rakyat kami memang berpihak ke sektor pertanian,” harap ayah dua anak itu.

Mairadi, 43, petani lainnya, juga berharap hal yang sama. Sebab setiap kali panen, upah yang dikeluarkan cukup tinggi. Seperti jagung, upah panen, upah rontok dan upah angkut dengan jasa pelansir. 

“Kalau upah lansir Rp200-400 rupiah perkilo, bergantung jarak tempuh. Jika panen 3 ton, upah lansir yang harus keluarkan sekitar Rp700 ribuan. Apalagi masyarakat dari sungai bayua” tuturnya.

Ketua DPRD Solok Selatan, Zigo Rolanda menyebutkan, sudah diusulkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat. Mudahan saja tidak ada kendala lainnya, sehingga masyarakat dapat menikmati infrastruktur yang baik. 

“Sudah kita usulkan ke pusat, mudahan saja di tahun 2022 anggarannya terealisasi,” tutupnya. (Adi)

error: Content is protected !!