Lomba bola dangdut salah satu lomba yang cukup menarik perhatian penonton di lapangan hijau Pekonina, peserta sepak bola yang diikuti oleh pria dan wanita itu mengenakan kain sarung saat pertandingan berlangsung.

Bahkan musik dangdut pun turut memberikan gairah bagi para penonton dan peserta dilapangan. 

Salah satunya, disetiap musik dihidupkan maka seluruh pemain bola wajib bergoyang meskipun sedang menggiring bola.

“Hiburan rakyat ini kita gelar untuk menumbuhkan rasa cinta masyarakat terhadap bangsa dan tanah air Indonesia,” ungkap Ketua Karang Taruna Jorong Pekonina, Sunanto, Selasa (17/8/2021) dilapangan Pekonina.

Sejumlah hiburan rakyat yang digelar pemuda Jorong Pekonina, Nagari Persiapan Pekonina, Kecamatan Pauh Duo, Solok Selatan itu, katanya, melibatkan seluruh masyarakat di kejorongan, baik laki-laki maupun perempuan. Mulai anak-anak, remaja, dewasa dan orang tua.

Dari lomba tarik tambang, pacu karung, bola dangdut, makan kerupuk dan lainnya. Digelar selama tiga hari mulai dari 17 Agustus 19 Agustus dan acara penutupan dengan kesenian kuda lumping.

“Lomba ini kita laksanakan selama tiga hari dan acara penurup dengan menghadirkan kesenian kuda lumping di lapangan hijau ini,” paparnya.

Sunanto menambahkan, dinamakan hiburan rakyat karena berbagai kegiatan lomba diadakan termasuk seni kuda lumping. Acara tersebut dapat menghibur masyarakat dalam menyumarakan hari kemerdekaan RI ke 76.

Dengan adanya kegiatan tersebut, nilai perjuangan dimiliki oleh masyarakat. Berjuang dengan tenaga serta pikiran dalam memenangkan lomba.

“Hiburan rakyat ini ada nilai perjuangan di dalamnya, salah satu contoh tarik tambang. Berusaha mengalahkan tim lawan,” terangnya. (Adi)