Marsda Irene, Perempuan Pertama TNI AU Peraih Bintang Dua

  • Adit
  • 15 Agustus 2021
  • Komentar Dinonaktifkan pada Marsda Irene, Perempuan Pertama TNI AU Peraih Bintang Dua

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menaikkan pangkat 18 perwira tinggi. Salah satunya Reki Irene Lumme dari Marsekal Pertama menjadi Marsekal Muda (Orjen TNI) akhir pekan ini.

Berdasarkan curriculum vitae, Marsda Irene lahir di Pasuruan 11 April 1966. Jabatan terakhir adalah Oditur (Jaksa) Jenderal.

Ia mulai menjadi hakim saat menjadi Kepala Pengadilan Militer I-05 Pontianak pada 2010, dua tahun kemudian menjadi Wakil Kepala Pengadilan Militer Palembang dan naik menjadi Kepala setahun setelahnya.

Kariernya banyak berkecimpung di dunia peradilan militer. Mulai sebagai Pama Babinkum TNI tahun 1997, lalu Kaur Minra Mahmilti III Surabaya.

Pada 2015, ia mulai menjabat Kepala Pengadilan Militer II-08 Jakarta. Kariernya terus menanjak menjadi Kepala Pengadilan Militer Tinggi I Medan pada 2020.

Hingga akhirnya dilantik menjadi Kepala Pengadilan Militer Tinggi (Kadilmilti) II Jakarta pada Juni 2021.

Irene juga pernah mengikuti seleksi calon hakim agung pada 2019. Dalam makalahnya, dia mengakui salah satu tantangan berat hakim militer, yakni bersikap independen. Bagaimanapun hakim militer tetap terikat dengan TNI, termasuk kepangkatan.

Selamat bertugas, Marsekal!Kendati demikian, dalam menjalankan tugas, dia berprinsip untuk menegakkan keadilan. Salah satu buktinya, dia pernah memutuskan kasus yang berujung pemecatan.



“Saya memegang prinsip, jangan sampai memutarbalikkan keadilan, jangan membeda-bedakan, jangan menerima suap. Saya harus tetap independen dan mandiri,” kata Irene dikutip dari laman situs resmi Komisi Yudisial (KY) dan detik.com. (*/asp/mae)

error: Content is protected !!