Perkembangan tren pakaian muslimah saat ini bisa menjadi peluang bagi para desainer muda Kabupaten Solok Selatan untuk mensejahterakan diri, karena memiliki peluang dalam bisnis hijab tersebut.

Nia Oktamana,25, desainer muda yang berasal dari Nagari Pakan Rabaa Tengah, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD) Kabupaten Solok Selatan terpilih sebagai juara pertama lomba busana Muslimah dalam rangka menyambut HUT RI ke 76. Lomba yang diikuti desainer muda yang sehari-hari bekerja sebagai penyulam, merupakan lomba pertama yang ia ikuti.

“Ini lomba pertama yang saya ikuti, dan Alhamdulillah bisa meraih juara pertama. Semoga ini bisa memotivasi untuk lebih baik lagi,” kata Nia Oktamana, Minggu (15/8/2021) di Padang Aro.

Nia menampilkan baju muslimahnya yang berwarna ungu dengan model Lili Elsa Fitri. Baju tersebut dijahitnya sendiri bermasa dengan penjahit lain, Meli.

“Mudahan mampu memotivasi desainer muda lainnya,” ujarnya

“Peluang tren hijab ini meski diambil oleh desainer muda Solsel, sebagai bentuk daya saing bisnis di masa mendatang,” papar Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Solok Selatan Ny. Erniati Khairunas.

Salah satunya, dengan cara memasarkan desain pakaian muslimah yang telah dibuat menurutnya akan mampu mendorong pengembangan ekonomi kreatif. 

Apalagi saat ini kondisi covid, peluang ekonomi meski cepat ditangkap dalam meningkatkan pendapatan anak muda dalam bisnis hijab tersebut.

“Tren hijab bukan saja untuk diri sendiri, tapi bisa memberikan peluang ekonomi jangka panjang. Maka mamfaatkanlah celah ekonomi bisnis yang ada didalamnya,” tuturnya dalam lomba desain baju muslimah Dekranasda.

Dijelaskannya saat ini perkembangan teknologi begitu pesat, adanya berbagai online marketplace dapat membantu para perancang untuk memasarkan produk secara lebih luas, juga sebagai sumber informasi arah tren busana yang ingin dirancang.

Lomba desain baju busana muslimah ini diikuti oleh 31 peserta yang merupakan para desainer dari Solok Selatan. Juri nasional dan lokal juga dihadirkan untuk memberikan penilaian. 

“Para peserta diminta adu kreativitas dan disediakan hadiah total 12,5 juta oleh Dekranasda Kabupaten Solok Selatan,” bebernya. Adi