DPRD Akan Sidak Penyaluran Material Bantuan Puluhan Perumahan Swadaya Kelapangan

  • Adit
  • 7 Agustus 2021
  • Komentar Dinonaktifkan pada DPRD Akan Sidak Penyaluran Material Bantuan Puluhan Perumahan Swadaya Kelapangan


DPRD Kabupaten Solok Selatan bakal melakukan inspeksi mendadak (sidak) penyaluran bahan bangunan untuk 54 unit Rumah Swadaya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di tiga Kenagarian di Kabupaten Solok Selatan.

Hal ini sangat penting dilakukan pengawasan oleh tim legislator agar penerima mamfaat tidak dirugikan soal kesesuai material yang akan diterima.

“Kita (DPRD,red) akan turun kelapangan, baik saat menerima laporan masyarakat terkait ketidak sesuaian jumlah bantuan ataupun tidak. Justru itu, kita berpesan jangan terjadi kecurangan,” tegas Ketua DPRD Solok Selatan, Zigo Rolanda, (7/8/2021) di Padang Aro.

Sebab program bantuan peningkatan kualitas perumahan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021, jumlah bantuan yang akan diterima masyarakat berpenghasilan rendah Rp20 juta untuk satu unit rumah. Dengan rincian Rp17,5 juta bahan material bangunan dan Rp2,5 juta upah tukang.

Karena program Bantuan Rumah Swadaya Pembangunan Baru ini sudah dilakukan peletakan batu pertama oleh Bupati Khairunas dan Wabup Solsel Yulian Efi Jumat kemarin (6/8). 

Dia berharap pelaksana penyaluran bahan material bangunan membuka hati nurani, bekerja niatkan untuk beribadah. Kegunaannya untuk masyarakat kurang, sebab itu DPRD Solsel meminta semua pihak terlibat dalam pengawasan dilapangan. 

“Laporkan segera bila terjadi kendala dan kecurangan, tujuannya agar bahan material lancar tersalurkan,” pintanya.

Begitupun penerima mamfaat harus catat bahan yang diterima dan berapa jumlahnya. Apa saja item nya, jangan takut melaporkan jika tidak sesuai dengan nilai mamfaat.

Jorong sebagai pemerintahan terdepan harus mengawasi, termasuk tokoh masyarakat dan pemuda.

“Yang jelas diawasi supaya lancar, diawasi tapi jangan menghambat pembangunan. Jika ada penyelewengan, kita akan panggil dinas terkait untuk pengembalian,” pungkasnya.

Jangan ada lagi harap Zigo, pemotongan terjadi karena itu akan di Proses dilapangan saat dilakukan sidak dadakan ke sejumlah bangunan rumah bantuan pemerintah itu.

Ada laporan atau tidaknya nanti dari masyarakat, pihaknya akan melakukan pemantauan rumah program swadaya itu. 

Serta akan menanyakan langsung ke pemilik rumah termasuk catatan mengenai berapa item material yang telah di terima.

“Jadi, jangan main-main soal bantuan. Seluruh unsur di Nagari Persiapan Lubuk Gadang Barat, Kecamatan Sangir, kemudian Nagari Bomas Koto Baru, dan Pasir Talang Selatan Kecamatan Sungai Pagu harus berkontribusi melakukan pengawasan terhadap bantuan rumah di tiga nagari ini,” harap Ketua DPD Golkar Solsel itu. Adi

error: Content is protected !!