Sudah Puluhan Tahun Satu Jorong Di Nagari SKB Belum Tersentuh Aliran listrik PLN

  • Adit
  • 6 Agustus 2021
  • Komentar Dinonaktifkan pada Sudah Puluhan Tahun Satu Jorong Di Nagari SKB Belum Tersentuh Aliran listrik PLN


Masyarakat Jorong Sungai Lasuang, Nagari Sungai Kunyit Barat (SKB), Kecamatan Sangir Balai Janggo, Solok Selatan merindukan alat penerangan seperti listrik PLN.

Harapan tersebut sudah puluhan tahun menjadi mimpi masyarakat setempat untuk menikmati arus listrik, sehingga di malam hari daerah setempat ada cahaya penerangan.

“Hingga kini masyarakat kami di Sungai Lasuang masih hidup di zaman tradisional dahulu, malam mengandalkan alat penerangan lampu togok. Sebab aliran listrik PLN belum mengalir ke daerah setempat, walaupun sudah diusulkan setiap tahun,” kata Pj Wali Nagari Sungai Kunyit Barat, Harmaini, Jumat (6/8/2021).

Kemarin sebutnya, Bupati Solok Selatan Khairunas dan wabup Yulian Efi bersama rombingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkunjung ke Kantor Kenagariannya untuk melihat situasi dan kondisi perkantoran dan kedisiplinan staf Nagari.

Namun belum sempat mengatakan kondisi terkini dari puluhan tahun lalu, bahwa masih ada satu jorong yang belum disentuh aliran listrik PLN.

Tugas ini menjadi tanggung jawabnya sebagai Pj Wali Nagari yang ditempatkan oleh Bupati Solsel dalam memperbaiki daerah dan memajukan Nagari seiring dengan visi misi kepala daerah.

“Kami belum sempat mengatakan kondisi jorong kami ini, mudahan dilain waktu saya menyampaikannya. Kebutuhan arus listrik tersebut,” ujar Harmaini.

Penduduk Jorong Sungai Lasuang itu sebanyak 73 jiwa dari 30 KK, mereka masih dalam kondisi tradisional hidup di malam hari. Hanya lampu togok bermodalkan minyak tanah, sebagai alat penerang.

Pihak Kengarian pun telah membuat proposal dan telah mengirim ke PLN untuk kebutuhan arus listrik tersebut, hingga kini belum ada realisasinya.

“Kita nanti juga minta dukungan Pemkab Solsel, agar masyarakat kami bisa menikmati arus listrik,” harapnya.

Soal krisis air bersih di Nagari Sungai Kunyit Barat, Harmaini juga menjelaskan telah mendapatkan Program PAMSIMAS, dan telah dilakukan uji coba.

“Seperti minggu kemarin, terjadi kebakaran. Tidak bisa dilakukan pertolongan pertama, sebab air tidak ada di daerah kami seperi di Jorong Sungai Gading,” kenangnya.

Bupati Solok Selatan, Khairunas saat tiba dikantor Wali Nagari Sungai Kunyit Barat langsung mengambil absensi staf Nagari hingga ke jorong. Serta melihat inovasi perubahan kondisi Nagari setelah ditunjuk Harmaini sebagai PJ wali.

“Kalau disiplin sudah bagus, termasuk sudah dilakukan rehab kantor dan lainnya. Termasuk kebersihan kantor,” paparnya. Adi 

error: Content is protected !!