Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mengintruksikan Puskesmas Mercu yang terletak di Nagari Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo bakal diganti dengan nama yang baru.

Oleh karena itu Dinas terkait harus segera melakukan kajian dalam penggantian nama Puskesmas Mercu dengan nama yang baru, apakah cukup diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) atau dengan aturan lainnya.

“Nama Puskesmas Mercu wajib dikembalikan kepada nama aslinya, yaitu jadi Puskesmas Sangir Balai Janggo dan tugas Dinas terkait untuk segera melakukan kajiannya,” tegas Khairunas, Kamis (5/8/2021).

Puskesmas tersebut sebelumnya berdiri di Jorong Mercu, namun di tahun 2020 lalu dibangun baru di Jorong Pasar Sungai Sungkai, Nagari Sungai Kunyit Kecamatan Sangir Balai Janggo dan telah beroperasi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Diganti ke nama aslinya, agar Puskesmas Mercu mudah dikenal masyarakat. Dengan kondisi bangunan baru yang representatif dan merupakan bangunan Puskesmas yang paling bagus dari 10 Puskesmas yang terdapat di tujuan Kecamatan di Solok Selatan.

“Bangunan baru dan nama baru nantinya, maka pelayanan harus lebih bagus. Saya akan memantau perkembangan setiap Puskesmas, jangan sampai petugas kesehatan memberikan pelayanan setengah hati,” jelasnya.

Bupati menginginkan agar pelayanan prima terhadap kesehatan masyarakat lebih diutamakan, jangan sampai harus dikoar-koarkan di media sosial soal buruknya pelayanan. 

Dan ini menjadi tugas dari pimpinan Puskemas termasuk Rumah Sakit Daerah, standar pelayanan harus menjadi acuan dan perhatian bagi pimpinan dan petugas kesehatan.

“Pelayanan yang bagus harus menjadi catatan bagi petugas kesehatan, saya akan terus memantau perkembangan pelayanan kesehatan di setiap Puskesmas dan RSUD Solsel,” tegasnya.

Termasuk kebersihan rumah sakit dan Pueksmas harus jadi perhatian utama. Tong sampah jangan sampai berhari-hari sampah di dalamnya. 

“Kalau ingin menyehatkan masyarakat dalam perawatan. Pelayanan, kebersihan harus jadi fokus utama,” tuturnya. 

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan Novirman menjelaskan, segera melakukan kajian bersama Bagian Hukum Pemkab Solsel terkait pergantian nama Puskesmas Mercu menjadi Puskesmas Sangir Balai Janggo.

Tugas ini menjadi tujuan kepala daerah dalam mengembalikan nama Puskesmas di daerah perkebunan itu kepada nama aslinya.

“Kita lakukan kajian dulu dan aturan yang ada, apakah bisa melalui regulasi Perbup atau bagaimana. Nanti saya kabari lagi,” jelasnya. Adi