Camat SBJ Sukses Jalankan Progul 100 Hari Kerja Kepala Daerah

  • Adit
  • 5 Agustus 2021
  • Komentar Dinonaktifkan pada Camat SBJ Sukses Jalankan Progul 100 Hari Kerja Kepala Daerah


Camat Ini Dinilai Sukses Jalankan Progul 100 Hari KerjaPemerintah Solok Selatan menilai, kinerja Camat Kecamatan Sangir Balai Janggo paling siap dalam menjalankan program 100 hari kerja kepala daerah.

Hal ini diungkapkan Bupati Solok Selatan Khairunas saat peresmian program unggulan (Progul) 100 hari kerja yang dicanangkan oleh Pemerintah Kecamatan setempat, Rabu (5/8/2021) di Sungai Kunyit.

“Camat SBJ paling siap menjalankan program 100 hari kerja, mudahan menjadi contoh bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya,” kata Bupati.

Kesiapan Camat SBJ mensukseskan progul 100 hari kerja, sehingga Bupati menginstruksikan kepada Asisten I Pemkab Solsel Fidel Effendi agar OPD lainnya di Pemkab Solsel untuk mengumpulkan program 100 hari kerja tersebut.

Bupati mengatakan akan mengevaluasinya, mana yang siap harus dikumpulkan dan akan tinjau bukti nyata kerja masing-masing OPD.

“Berapa siap kumpulkan berita acara kegiatannya, nanti kita tinjau realisasinya,” ujar Bupati didampingi Wakil Bupati Solsel Yulian Efi dihadapan OPD di Pemkab Solsel.

Sebab Bupati tidak menginginkan hanya sekedar ucapan saja, akan tetapi ia akan menilai kinerja dari masing-masing kantor dan Dinas dilingkup Pemkab Solok Selatan.

Mana yang mau bekerja, Bupati menegaskan artinya siap menjalankan program kepala daerah kedepannya.
“Saya akan menilai kinerja baik kepala OPD,” terangnya.

Camat Sangir Balai Janggo, Muslim bersyukur atas suksenya kegiatan peresmian progul 100 hari kerja tersebut, seperti normalisasi sungai Pangian yang menjadi langganan banjir di SBJ melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah, sudah rampung terlaksana 100 persen.

Pelepasan 10.000 bibit ikan air tawar untuk menjaga ekosistem sungai, peninjauan PPKM Mikro Sungai Kunyit, peninjauan Kelompok Tani Barokah pengolah produk makanan ringan dari tandang kosong (tankos) sawit dan penyediaan data mahasiswa kurang mampu berprestasi.

“Dari 9.000 wajib vaksinasi di SBJ, hingga kemarin sudah capai 44,44 persen dari target 80 persen di 17 Agustus 2021,” ucapnya. Adi

error: Content is protected !!