Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 9.622 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Solok Selatan harus melampirkan sertifikat vaksin.

Bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat yang terdampak wabah Covid, dan telah diluncurkan pemberiannya secara simbolis oleh Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan Khairunas-Yulian Efi.

“Bantuan yang kita realisasi untuk 9.622 Keluarga di Solsel sesuai dengan arahan presiden dan hari ini telah kita salurkan secara simbolis,” kata Bupati Solok Selatan Khairunas, Rabu (28/7/2021) di Aula Sarantau Sasurambi.

Sesuai intruksi Presiden, Pemerintah daerah harus segera merealisasikan BST dan PKH untuk menanggulangi ekonomi masyarakat yang terdampak wabah pandemi.

Dari 9.622 keluarga penerima Banso di Solok Selatan  telah terdaftar sebagai penerima bantuan BST Nasional dan PKH. 

“Dengan rincian sebanyak 4.809 penerima PKH, dan 4.813 penerima BST. BST dan PKH merupakan program pemerintah pusat yang menyasar masyarakat kurang mampu,” ujar Bupati didampingi KepalaDinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Solsel Zulkarnaini.

Bupati Khairunas mengingatkan, penyaluran bantuan sosial pemerintah pusat ini akan dikaitkan dengan pelaksanaan vaksinasi. 

Saat akan menerima keluarga penerima manfaat PKH dan BST harus melampirkan sertifikat vaksin. Hal itu sudah jadi komitmen Pemkab Solsel dalam mencapai target vaksinasi di daerah.

“Sebelumnya sudah kita sampaikan dan setiap pengurusan administrasi di pemerintahan, termasuk penyaluran Bansos harus dikaitkan dengan sertifikat vaksin,” bebernya. Adi

error: Content is protected !!