Wabah pandemi covid-19 bukan penghalang bagi umat muslim untuk berqurban, buktinya tahun ini jumlah hewan qurban mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang dibagikan ke masyarakat oleh Pemkab Solok Selatan. 

“Tahun lalu hanya 8 ekor sapi, namun di tahun 2021 ini sebanyak 14 ekor sapi,” ungkap Kepala Bagian Kesejahteraan (Kesra) Sekretariat Pemkab Solok Selatan, Zuardi, Selasa (20/7/2021) di Padang Aro.

Dijelasknnya, sebelum hewan dipotong kesehatannya diperiksa oleh dokter hewan. Termasuk panitia qurban juga telah dibekali ilmu penyembelihan hewan qurban oleh Pemkab Solok Selatan, agar hewan qurban aman, sehat, utuh dan halal (ASUH)

Jadi, tidak ada yang diragukan lagi terkait hewan qurban yang disembelih di hari raya idul adha 1442 hijriyah ini.

“Hewan qurban terjamin ASUH dan pemeriksaan dilakukan disetiap Nagari yang ada di Solsel sebanyak 1.100 ekor sapi,” ungkapnya.

Panitia Qurban Aprisal Dani mengatakan, dari 14 ekor sapi qurban yang dipotong usai sholat Id, akan diterima 1.500 masyarakat Solok Selatan. Kupon tersebut dibagikan dua hari sebelum hari raya qurban dan penyaluran dilakukan dengan sistem antrian sesuai protokol kesehatan.

“Mudahan saja masyarakat penerima daging qurban bisa antri dan mematuhi protokol kesehatan,” bebernya.

Penyaluran daging qurban akan dilakukan sekitar pukul 14.15 wib, kata Aprisal Dani mudahan saja dapat meringankan beban masyarakat yang tengah kesulitan ekonomi dalam masa pandemi.

Penyaluran kali ini harus betul-betul daging yang dibagikan di kantong plastik, sehingga nilai manfaat qurban bisa dirasakan masyarakat.

“Daging qurban ini langsung dibagikan di halaman Kantor Bupati Solsel dan sebagian disalurkan di Kecamatan Sungai Pagu oleh Wakil Bupati Solsel,” ujarnya. (Adi) 

error: Content is protected !!