Industri kecil di Sumatera Barat (Sumbar) telah memproduksi produk-produk teknologi pertanian lokal, diharapkan bisa masuk e katalog sehingga dapat dipesan Pemerintah sesuai sistem pengadaan barang dan jasa.

“Teknologi mesin pertanian sudah diproduksi, sekarang perlu dibuatkan sistem pengadaan barang dan jasa masuk dalam e-katalog,” kata Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansyarullah, Jumat (16/7/2021).

Jika sudah masuk e katalog sebut Gubernur, produk Workshop Citra Dragon, Industri Alat dan Mesin Pertanian Tepat Guna di Kecamatan VII Koto, Sungai Sariak Padang Pariaman itu, bisa dilakukan pengadaan sesuai aturan oleh Pemprov atau Kota Kabupaten di Sumbar.

Dijelasknnya, sebelum mesin dibuat, tim produksi bisa melihat langsung ke lapangan sehingga bisa menyesuaikan peralatan yang dibuat dengan kebutuhan ril di lapangan.

“Sumbar saat ini sedang berkonsentrasi untuk membangun sektor pertanian, maka dibutuhkan teknologi dan mesin-mesin pertanian yang bisa mendukung upaya tersebut,” papar Gubernur. 

Direktur Industri Citra Dragon Edi Putra menyebutkan, tahun 90-an industri mesin pertanian di Sumbar mencapaian 40 industri. Berkat pelatihan dibekali ahli mesin dalam negeri dan luar negeri seperti Jerman. untuk memberikan pelatihan kepada pemilik industri.

“Hari ini sudah tumbuh dan berkembang dengan pesat, dan jadi peluang kerja bagi masyarakat,” paparnya.

Produk industri pertanian lokal ini terpinggirkan akibat pengadaan barang melalui sistem e katalog, tentu saja Pemerintah memberikan solusi terbaik sehingga produk mesin pertanian bisa dibeli pemerintah.

“Kami berharap Pemprov Sumbar bisa mencarikan solusi terbaik,” pintanya. 

Terpisah, Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, mendukung penuh mesin industri pertanian di daerahnya dimasukkan ke dalam e-katalog. 

“Tentu kita punya harapan bisa terealisasi secepatnya, terkait pengadaan alat pertanian,” bebernya. (ton)