Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Solok Selatan, Khairunas-Yulian Efi mengintruksikan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk mengirimkan vote SMS sebanyak-banyaknya ke nomor 99386 dengan cara ketik API (spasi) kode kategori. 

Hal ini sebagai bentuk dukungan atas masuknya objek wisata alam Goa Batu Kapal (GBK) dalam dua kategori Nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2021.

“Ketik API (spasi) 4D kirim ke 99386 untuk Brand Pariwisata ‘Solok SelatanĀ  Heart of Minangkabau’ dan ketik API (Spasi) 18C kirim ke 99386 untuk kategori Surga Tersembunyi ‘Goa Batu Kapal,” pinta Bupati Khairunas didampingi Wabup Yulian Efi, Sabtu, (3/7/2021) di Padang Aro.

Bupati meminta untuk memaksimalkan vote SMS yang akan di mulai tanggal 1 Juli s/d 31 Oktober 2021. Termasuk dukungan masyarakat Sumatera Barat dan Para perantau minang di seluruh Provinsi di Indoensia. 

Terutama masyarakat Solok Selatan dalam membantu poling suara nominasi API itu. Ini demi nama baik pariwisata di Sumbar di level nasional.

“Kita berharap dukungan perantau dan masyarakat Sumbar dan Solsel,” tuturnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Solok Selatan, Harri Trisna, sebelumnya kawasan Saribu Rumah Gadang (SRG) jadi pemenang nominasi API dalam kategori Kampung Adat Terpopuler di Indoensia tahun 2019 lalu, kemudian Rumah Panjang yang lebih akrab disapa rumah gadang terpanjang di dunia juga pemenang kategori Situs Bersejarah  di tahun 2020.

“Tahun sebelumnya pariwisata daerah kita jadi pemenang nominasi API, mudahan tahun ini juga berkelanjutan,” harapnya.

Di tahun 2021 Goa Batu Kapal Masuk Nominasi API dua kategori sekaligus sebagai destinasi favorit parawisata daerah, pihaknya sebut Harri sudah mulai mempromosikan di media sosial. Serta bantuan insan pers, aplikasi Solok Selatan tourizen.

Seperti tahun sebelumnya, sudah dua kali ikut nominasi API ini, hasilnya dua kali jadi pemenang. Sekarang kategori Surga Tersembunyi dan Heart Of Minangkabau.

“Tentu saja butuh dukungan poling SMS dari seluruh masyarakat Solsel dan ASN daerah. Termasuk perantau dan tenaga kependidikan,” bebernya. Adi

error: Content is protected !!