Daerah Pengembangan 1.000 Desa Sapi Di Lampung Selatan Dilirik Pemkab Solsel

  • Adit
  • 3 Juli 2021
  • Komentar Dinonaktifkan pada Daerah Pengembangan 1.000 Desa Sapi Di Lampung Selatan Dilirik Pemkab Solsel


Lampung, Kopasnews.com — Pelaksanaan kebijakan pengembangan kegiatan 1.000 desa sapi di Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) Provinsi Lampung, dilirik Pemkab Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat.

Sebab daerah itu tercatat sebagai pusat pengembangan sapi nasional dan dijadikan sebagai bagian dari Pilot project pengembangan sapi di Provinsi Lampung dan di Indonesia.

Untuk itulah, guna mempersiapkan segala sesuatunya terkait program pengembangan sapi di Solok Selatan (Solsel), Wakil Bupati Solok Selatan Yulian Efi melakukan kunjungan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait ke Pemkab Lampung Selatan. 

“Bagaimana Solok Selatan bisa mengembangkan sapi seperti di Lampung Selatan ini,” kata Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, Sabtu (3/7/2021).

Rombongan Pemkab Solsel diterima Wakil Bupati Lampung Selatan, Pandu Kesuma Dewangsa, Jum’at (2/7/2021) di rumah dinas Bupati Lamsel, dan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Desa Palputih Dalam, Dusun Alam Raya, Kecamatan Tanjung Sari.

Menurut Wakil Bupati Lampung Selatan, bahwa sapi merupakan salah satu populasi ternak terbesar di Lamsel dan saat ini menjadi salah satu program prioritas.

“Populasi Kambing, sapi, dan ternak lainnya menjadi bagian dari populasi ternak terbesar di Lampung Selatan,” ujarnya.

Saat ini pengembangan sapi menjadi program superprioritas, dimana Kecamatan Tanjung Sari dijadikan kawasan koorporasi sapi potong dan menjadi bagian dari pilot project 1.000 desa sapi.

Pemkab Lamsel melalui Dinas Peternakan, kata Pandu siap untuk membantu dan berbagi informasi terkait program pengembangan sapi nantinya di Solsel.

“Dari 17 kecamatan, terdiri dari 256 Desa dan 4 kelurahan, secara umum menjadi 5 besar lumbung ternak nasional, dan menjadi salah satu penyangga produk pangan hewani di Indonesia,” bebernya.

Wakil Bupati Solok Selatan Yulian Efi menyebutkan, program satu KK satu sapi merupakan program unggulan yang sedang dipersiapkan di Solok Selatan.

Dengan potensi daerah yang sama, serta kesamaan program pengembangan sapi, Lamsel menurutnya menjadi daerah yang tepat untuk berbagi informasi dan pengalaman.

“Untuk itu, OPD yang hari ini kita bawa, untuk dapat menggali sebanyak-banyaknya informasi terkait program sapi ini. Baik regulasinya, pengalaman lapangan, kendala yang dihadapi, persiapan teknis yang harus dilakukan, dan segala sesuatunya yang akan bermanfaat untuk kita pelajari,” tuturnya. Dit

error: Content is protected !!