Konferensi Cabang Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Solok Selatan sempat memanas dalam kegiatan pelaksanaan Pemilihan Calon Ketua PWI masa Bhakti 2021-2024 di Kantor PWI Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (1/7/2021) di Padang.

Panasnya situasi tersebut dikarenakan adanya kesalahpahaman di interen pengurus masa bhakti 2018-2020 lalu. 

Hal ini menjadi penyebab terjadi adu argumen peserta sidang pleno dengan bakal calon ketika Pimpinan Sidang Rifky Wahyudi membahas item dari pasal per pasal pencalonan. Yang akhirnya didinginkan oleh Pengurus PWI Sumatera Barat.

Dua calon ikut bertarung dalam Konferensi PWI Cabang Solok Selatan tersebut, Hendrivon memperoleh 4 suara, sedangkan Sudirman Dt Pagaruyuang meraih 3 suara dari 7 hak suara yang diberikan pemegang Kartu PWI Anggota Biasa. 

“Selamat kepada Hendrivon, kedepan jangan ada lagi kubu A dan kubu B lagi di Solsel. Bagaimana Ketua terpilih mengakomodir dan merangkul keanggotaan dengan baik,” pesan Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Provinsi Sumatera Barat, Eko Yance Edri didampingi Sekretaris PWI Sumbar, Widya Navies, usai menutup Konfrensi PWI Solsel.

Dimintanya, baik yang memilih atau tidak. Ketua terpilih harus merangkul seluruh keanggotaan PWI. Termasuk masukan dan kritikan hendaklah menjadi pedoman jalani organisasi kedepannya.

Ketua PWI Solok Selatan Hendrivon terpilih periode 2021-2024, Hendrivon komitmen membawa nama baik PWI Solok Selatan, baik tingjat Provinsi dan nasional. Serta mengungkapkan kesejahteraaan bagi keanggotaan PWI dan akan merangkul jurnalis non PWI.

Sementara, Sudirman Dt Pagaruyung menerima hasil voting suara dalam konferensi PWI Solsel.

“Kami sudah ada komitmen dengan Hendrivon, akan saling merangkul dalam pembenahan PWI Solsel kedepan,” ujarnya.

Terpisah, Ketua PWI Provinsi Sumatera Barat, Heranof Firdaus, pelaksanaan konferensi di Padang sudah biasa. Solok Selatan sudah diberikan peringatan dan diberikan batas waktu atas keterlambatan dalam pelaksanaan konferensi 1 Juli 2021.

“Kedepan konferensi sekali tiga tahun harus dilaksanakan sebagai bentuk pertanggung jawaban dalam menerima amanah,” terangnya.

Seluruh pengurus harus mengingatkan ketua, pesannya jangan organisasi dibebankan kepada Ketua saja dan bersama-sama dalam memajukan dan menjalankan program PWI daerah.

“Maju mundur organisasi tanggung jawab bersama, keberhasilan Bersama dan kegagalan bersama-sama,” bebernya. Adr