Peralatan Pemadam Kebakaran (Damkar) masih banyak yang harus dilakukan pengadaan oleh Pemkab Solok Selatan, agar petugas Damkar dapat bekerja maksimal dalam memadamkan api disaat peristiwa kebakaran berlangsung.

Seperti penambahan unit mobil operasional Damkar, peralatan savety atau pelindung bagi petugas, teknisi dan lainnya yang menjadi Pekerjaan Rumah (PR) yang membidangi Damkar.

“Kita masih kekurangan sejumlah item yang menjadi skala kebutuhan dan bersifat urgen, tentu saja butuh penambahan dan peningkatan agar kinerja pemadam lebih maksimal dilapangan,” ungkap Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Dinas Satpol PP dan Damkar Solok Selatan, Darmasnsyah, Jumat (18/6/2021).

Yang menjadi kebutuhan dengan kondisi jangkauan wilayah yang cukup luas, ada yang satu unit Damkar harus menjangkau 3 Kecamatan yang jaraknya sangat jauh. Seperti di Kecamatan Sangir Jujuan, Sangir Batang Hari dan Kecamatan Sangir Balai Janggo. 
Kemudian di Kecamatan Sungai Pagu, Koto Parik Gadang Diateh dan Kecamatan Pauhduo hanya ada 2 unit mobil Damkar untuk 3 Kecamatan tersebut. Sedangkan Kecamatan Sangir yang sangat luas, juga hanya ada 1 unit mobil Damkar.
Fakta lapangan yang terjadi sebelum petugas pemadam tiba dilokasi kebakaran dengan kecepatan rata-rata 80-90 KM perjam, petugas kerap menemukan rumah sudah jadi abu.

“Hanya asap dan api kecil yang selama ini ditemukan petugas, ini karena jarak tempuh jauh dan menjangkau wilayah yang luas. Dan hanya andaikan satu unit mobil pemadam, justru itu kita butuh pengadaan tambahan mobil Damkar,” ungkapnya.

Setidaknya satu Kecamatan punya 1 unit mobil damkar, sekarang Damkar hanya memiliki 4 unit mobil pemadam dan 1 Unit lagi dalam kondisi rusak berat.

“Saat ini kita minta penambahan 3 unit mobil pemadam, 1 unit mobil rescue, dan teknisi melalui APBD Solsel. Mudahan saja terkabul,” harap pria yang akrab disapa Man Kopral itu. Adi