Sebanyak 132 orang murid Taman Kanak-Kanak (TK) Raudatul Athfal (RA) Arafah Timbulun, Kecamatan Sangir, angkatan ke 11 di wisuda, Kamis (17/6/2021).

Wisuda kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena dihadapkan dengan kondisi pandemi covid-19. Dilaksankan per kelas dari B1-B6 di RA Arafah itu.

“Pesan kita ke siswa RA Arafah yang diwisuda tahun ini, tetap jaga sholatnya, bacaan iqra atau Alquran, ibadah sunat, hafalan ayat-ayat pendek dan semoga semua tercapai cita-cita, amin,” ucap Kepala RA Arafah, Sari Dewi, S.Pd usai kegiatan wisuda.

Dia juga berpesan kepada ratusan muridnya yang diwisuda, agar jangan lupa ustazah-ustazah atau guru yang telah membimbing selama di RA Arafah.

Kalau ketemu dijalan disapa dan sebaliknya. Termasuk pesan kepada orang tua murid, agar terus memperhatikan perkembangan anak di rumah. 

“Semoga anak-anak bisa dilanjutkan hafalan alquran melalui kegiatan tahfiz, agar lahir insan penghafal alquran,” harapnya.

Lahirnya RA Arafah dalam mendorong terbentuknya generasi usia dini yang lebih Islami, kreatif, cerdas dan ceria. 

Sebagai TK islam terpadu, sistem pembelajarannya sesuai kurikulum, lebih kepada pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak didik usia dini. 

Baik pendidikan Jasmani maupun rohani, agar anak lebih memiliki kesiapan untuk pendidikan lebih lanjut. Dengan mengedepankan pembentukan karakter dan berakhlak mulia. 

“RA Arafah lebih mengedepankan prilaku yang islami. Baik di kelas maupun diperkarangan sekolah, sebagai tuntunan bagi anak sewaktu di rumah dan dilingkungan keluarga,” papar Sari Dewi. 

Baik pakaian seragam yang disediakan sekolah, mengawali pembelajaran, hingga jam pulang lebih kental dengan nuansa agama. 

Kata Sari Dewi, di kelas murid diberikan pengenalan dan hafalan surat pendek, doa, hadist, asmaul husna, serta pengenalan kesenian. Sebagai bentuk kreativitas terhadap perkembangan dan pertumbuhan anak didik. 

“Dikelas bakat dan minat anak bakal terlihat, melalui sistem belajar individu,” imbuhnya. 

Berdiri di tahun 2011 lalu, dan di tahun ajaran baru 2021/2022 penerimaan murid baru sesuai kebutuhan 200 orang, namun yang sudah mendaftar sudah 180 orang.”Pendaftaran kita buka hingga Juli 2021,” paparnya. Adi