Nota Pengantar Awal RPJMD Diwarnai Kursi Kosong Anggota Dewan

  • Adit
  • 9 Juni 2021
  • Komentar Dinonaktifkan pada Nota Pengantar Awal RPJMD Diwarnai Kursi Kosong Anggota Dewan

Hanya 13 orang Anggota DPRD Solsel hadiri paripurna

Penyampaian Nota Pengantar Rancangan Awal (Ranwal) Rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Solok Selatan tahun 2021-2026, diwarnai kursi kosong Anggota DPRD Solok Selatan.

“Dukungan pimpinan dan seluruh anggota DPRD terkait pembahasan Rancangan Awal RPJMD tahun 2021-2026 ini, untuk dapat berjalan dengan lancar dan kita sepakati sesuai waktu yang telah diagendakan bersama,” harap Bupat Solok Selatan, Khairunas, Senin (8/6/2021) di Gedung Paripurna DPRD Solsel.

Dikatakannya, pembahasan Rancangan Awal ini akan menjadi bahan utama bagi penyempurnaan Rancangan Awal RPJMD, serta penyempurnaan Rancangan Awal Renstra Perangkat daerah tahun 2021-2026.

“Tekad kami bagaimana RPJMD ini dapat selesai sebelum batas waktu yang di amanatkan oleh Permendagri, 6 bulan setelah mami dilantik,” ujarnya.

Ini untuk penyelesaian permasalahan utama yang dihadapi Solsel,seperti peningkatan kesejahteraan masyarakat, peningkatan kualitas sumberdaya masyarakat, dan perbaikan birokrasi pelayanan pemerintah.

Termasuk ketersediaan infrastruktur, kualitas lingkungan hidup dan mitigasi bencana, serta peningkatan peran masyarakat dalam pelaksanaan, pengawasan dan pemeliharaan hasil pembangunan.

Ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda mengatakan mekanisme penyampaian Nota pengantar RPJMD sudah jelas sesuai Permendagri diawali dengan penyampaian rancangan awal. Kehadiran anggota dewan hanya 13 orang dari 25 orang wakil rakyat di DPRD Solsel.

“DPRD akan bahas dengan batas waktu paling lambat sepuluh hari, kita targetkan 14 Juni ini sudah bisa diparipurnakan,” ujarnya. Adi

error: Content is protected !!