Ini Alasan Pemkab Anjurkan Warga Ubah Data Kependudukan

  • Adit
  • 5 Juni 2021
  • Komentar Dinonaktifkan pada Ini Alasan Pemkab Anjurkan Warga Ubah Data Kependudukan

Sumber Foto : Net

Pemerintah Daerah mendorong agar masyarakat, karyawan perusahaan dan Aparatur Sipil Negara (ASN) mengubah data administrasi  kependudukan, khusus bagi yang tinggal diluar domisili yang selama ini menetap lebih dari satu tahun.


“Justru itu, kita mendorong masyarakat, karyawan perusahan dan ASN wajib memiliki Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Solok Selatan. Ini demi tertibnya data administrasi kependudukan di daerah ini,” tegas Bupati Solok Selatan Khairunas, Sabtu (5/6/2021).

Sebab selama ini ada yang sudah lebih satu tahun, belasan dan puluhan tahun tinggal dan menetap di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. Namun tanpa melakukan proses perpindahan administrasi kependudukan.

Kondisi ini sebut Bupati, tidak boleh dibiarkan lagi. Karena dapat membuat data administrasi kependudukan tidak tertata dengan baik, dan harus dirapikan lagi. Pihak perusahaan yang berinvestasi di Solsel meski harus mendorong tertib administrasi ini kepada karyawan perusahaannya.

“Proses perpindahan jika tinggal diluar domisili harus jadi perhatian masyarakat, pihak perusahaan dan ASN. Jangan anggap sepele,” ungkapnya. 

Pemkab Solok Selatan mendorong proses perpindahan Kartu Keluarga (KK) dan KTP Solsel untuk diurus, ataukah dengan cara kolektif.

Proses ini berdasarkan ketentuan Undang-Undang nomor 23/2026 yang telah diubah menjadi Undang-Undang nomor 24 tahun 2013 tentang adiministrasi kependukan.

Kewajiban ini terbuang dalam pasal 14 ayat 2 berbunyi, pindah sebagaimana dimaksud pada ayat 1 adalah berdomisilinya penduduk di alamat yang baru untuk waktu lebih dari satu tahun dan berdasarkan kebutuhan yang bersangkutan untuk waktu kurang dari satu tahun.

“Data kependudukan jangan diabaikan, ini untuk kebutuhan. Jangan diurus ketika ada keperluan mendesak,” terangnya. Adi  

error: Content is protected !!