Para pecinta Durian di Solsel

Bupati Solok Selatan berharap iven festival Durian yang akan digelar 7 Juni 2021 hendaknya muncul produk unggulan durian daerah yang akan menjadi branding Solsel jadi kampung durian nantinya.

Ide kreatif dalam mewujudkan Solsel sebagai kampung durian di Sumbar bisa diorbitkan, ketika durian khas bernilai tinggi ditemukan saat festival nanti dan wajib dikembangkan di daerah ini.

“Kita Pemkab sangat mendukung ide kreatif pemuda Nagari Lubuk Gadang Utara, Kecamatan Sangir. Sebab melalui festival durian kita bisa mencari banding durian yang khas terbaik Solsel, disisi ekonomi warga dapat terbantu,” ungkap Bupati Solok Selatan, Khairunas, Rabu (26/5/2021).

Dia berharap festival durian skala Kabupaten Solok Selatan ini, hendaknya dapat dipertahankan setiap tahunnya. Jadi iven tahunan daerah dan kapan perlu digelar nantinya iven festival durian dengan skop Sumbar.

Apalagi saat ini merupakan iven perdana dalam menyambut HUT RI ke 76, sebuah nilai plus bagi masyarakat Nagari Lubuk Gadang Utara yang memberikan sumbangsih bagi daerah dan negara.

“Kita harap jadi iven tahunan, dan bisa memperkenalkan durian khas Solsel dengan rasa terbaik ke masyarakat Sumbar dan Nasional,” pintanya.

Panitia Pelaksana Festival Durian, Attaila Majidi Dt Sibungsu mengatakan, awalnya iven tersebut hanya dalam lingkup Nagari saja. Namun setelah panitia melakukan diskusi dengan Bupati Solsel, Bupati menginginkan dilaksanakan dengan skop kabupaten Solsel.

Selain dapat memperkenalkan durian khas daerah Solsel, melalui festival ini pendapatan  masyarakat bisa bertambah.
“Nah, rasa khas durian terlezat dan terbaik. Bukan saja akan jadi branding khas daerwg atau durian unggulan. Akan tetapi nilai jual durian pun lebih baik dari sebelumnya,” paparnya.

Festival Durian di Koto Tamba, Nagari Lubuk Gadang Utara ini, dari jadwal sebelumnya digelar 2 Juni 2021. Namun dengan kondisi musim jatuh durian pada tanggal itu belum maksimal, makanya diundur pada 7 Juni 2021.

Saat ini sebut Attila, pihaknya sedang mencari juri yang berkompeten dalam menilai rasa durian. Jenis durian, rasanya, ketebalan isi, besar biji dan lainnya.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Pemkab, jika tidak ada yang lain. Penambahan juri kemungkinan dari Kepala Bappeda Solsel,” bebernya.

Kepala Bappeda Solsel, Yul Amri dinilai sosok juri yang akan melakukan penilaian rasa durian disaat festival berlangsung nantinya.

“Saya kolesterol. Nah, seandainya tidak ada juri yang mumpuni. Saya bersedia jadi juri cadangan,” terangnya. Adi