Antisipasi Klaster Baru Covid di Abai Lewat PPKM

  • Adit
  • 8 Mei 2021
  • Komentar Dinonaktifkan pada Antisipasi Klaster Baru Covid di Abai Lewat PPKM

Pemerintah Nagari Abai Komitmen dalam pencegahan penyebaran covid-19

Abai, Kopasnews.com — Pemerintah Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari, Solok Selatan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dalam memutus penyebaran wabah pandemi virus corona atau Covid-19.

Hal ini menindak lanjuti pesan Bupati Solok Selatan, Khairunas saat kunjungan Safari Ramadhan Kabupaten beberapa hari lalu.

“PPKM ini bentuk antisipasi penyebaran wabah covid-19, sebab Kecamatan Sangir Batang Hari khususnya Nagari Abai, daerah terbaik di Sumbar dalam penanganan dan pencegahan covid. Kita meski pertahankan lewat PPKM ini,” terang Pj Wali Nagari Abai, Beni Suhendra didampingi Sekrestaris Nagari, Doni Asmara, Jumat 7/5/2021).

Lewat PPKM, pihak kenagarian sebutnya telah mendirikan tiga posko untuk pencegahan masuknya klaster baru wabah pandemi ke Abai. 

Posko 1 di Jorong Aur Duri, Posko II di Jorong Pasa Baru dan posko III di Kantor Wali Nagari sekaligus sebagai sekretariat Nagari.

Diposko itu pihak nagari, jorong dan pemuda nagari terlibat dalam kegiatan mencegah dan mengantisiapasi penyebaran covid-19 saat arus mudik dan arus balik lebaran Idul Fitri 1442 hijriyah tahun 2021.

“Daerah Sangir Batang Hari ini merupakan jalur alternatif sejumlah daerah tetangga, sepert  dari Jambi bisa lewat Abai, dari Pulau Jawa pun bisa masuk lewat jalur Abai. Maka penting kita lakukan  upaya pencegahan dini,” jelasnya. 

Pada hari pertama kegiatan Sebut Beni Suhendra, PPKM Mikro di Nagari Abai di tinjau langsung oleh Kepala Dinas Sosial Pemeberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD/Nagari) Solok Selatan Zulkarnaini, Camat Sangir Batang, Hari Gurnadi, dan lainnya.


Sekretaris Nagari Abai, Doni Asmara menambahkan, sebelum masyarakat Abai berdampak wabah pandemi corona saat lebaran Idul Fitri 1442 hijriyah, meski dilakukan pencegahan secara masif.
Termasuk melakukan karantina terhadap masyarakat yang berada di rantau sudah terlanjur duluan pulang kampung.
“Lebih baik mencegah dari pada mengobati, sebab satu terpapar bisa menyebar ke banyak orang nantinya. Maka perlu diantisipasi,” tuturnya. Adi

Pemerintah Nagari abai dan camat SBH kmpak jaga kesehatan covid-19

error: Content is protected !!