Bupati Buka Bersama di Masjid Jami’ Padang Air Dingin

  • Adit
  • 3 Mei 2021
  • Komentar Dinonaktifkan pada Bupati Buka Bersama di Masjid Jami’ Padang Air Dingin

Bupati Solsel Khairunas menunggu waktu berbuka bersama jemaah Masjid Jami

Bupati Solok Selatan, Khairunas bersama Tim Safari Ramadhan (TSR) Kabupaten menggelar buka bersama di Masjid Jami’ Jorong Sikayan Talang, Nagari Padang Ayia Dingin, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Senin (3/6)5/2021).
Bupati disambut oleh Wali Nagari Padang Air Dingin, Yon Harisman bersama tokoh masyarakat setempat. Bupati dengan wali Nagari setempat membicarakan kesiapan Nagari dalam menyambut program pemerintah daerah dan visi misi maju bersama sejahtera untuk semua.

Agenda safari tersebut merupakan yang malam yang ketiga kalinya dijalankan Bupati setelah dilantik oleh Gubernur Sumbar 26 April lalu.

Usai buka bersama Bupati Khairunas meminta agar Camat Sangir Jujuan untuk segera menindalanjuti persoalan tanah untuk kegiatan pengalihan jalan di Bukit Buntang.

Karena kondisi jalan provinsi di perbatasan Nagari Padang Air Dingin dengan Nagari Lubuk Malako sangat sempit dan memiliki tikungan tajam.

“Kita minta Camat Sangir Jujuan segera melakukan pendekatan dengan pemilik lahan dan proses pembebasan,” ungkap Bupati Solsel Khairunas.

Camat Sangir Jujuan, Mulyadi mengatakan, ada sekitar 500 meter pembebasan lahan belum tuntas dan hari ini usai buka puasa dia diminta Bupati untuk segera menuntaskan pembebasan lahan tersebut.

Tanah yang akan dibebaskan milik dua KK, dan bila anggaran ganti rugi ada kesepakatan antara pemerintah dan pemilik lahan. Dan ini untuk segera ditindak lanjuti.

“Sebab Bukit Buntang sangat sulit untuk ditembus, batu karang yang sangat keras. Maka perlu dilakukan pengalihan badan jalan provinsi ke arah samping kiri dari arah Padang Aro,” katanya.

Bicara soal pembangunan daerah bersama Wali Nagari Padang Air Dingin

Tanah yang akan dibebaskan berada antara perbatasan Nagari Padang Air Dingin dengan Nagari Lubuk Mamak.

Kondisi di bukit buntang, dengan kondisi jalan sempit kerap memicu kecelakaan.

“Memang sudah banyak kendaraan roda empat masuk jurang, disebabkan jalan sempit. Terutama menyulitkan truk,” bebernya. 
TSR yang dipimpin Bupati Solsel didampingi Ketua DPRD Solsel Zigo Rolanda, Kabag humas Firdaus Firman, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Basrial, Kabag Kesra Zuardi, Asisten I Fidel Efendi, Ketua Basnaz Suwandi Soeib, Camat Sangir Jujuan Mulyadi, dan lainnya. (Adi)

error: Content is protected !!