Solok Selatan, Kopasnews.com — Pemerintah Kabupaten Solok Selatan (Solsel) telah menyiapkan instrumen yang tepat dalam melakukan pengelolaan aset daerah secara profesional, transparan, akuntabel, efesien dan efektif.
Agar aset daerah bisa tertata dan terbenahi dengan baik, hal ini untuk tertib administrasi aset bergerak atau tidak.

 
“Pembenahan aset sangat penting. Selain keberadaan aset daerah jelas, juga menghindari hilangnya aset tersebut,” ungkap Sekretaris Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah (BPKD) Solok Selatan, Marfiandi Arief, Rabu (10/2/2021).


Dia menjelaskan, pendataan aset saat ini baru sejenis kendaraan roda empat dan akan mengembalikan sesuai dengan peruntukan. 
Pengelolaan ini agar aset tidak tumpang tindih dan sesuai dengan Jabatan yang diemban. 
Diakuinya selama ini belum tertata dengan baik, namun kedepannya aset lebih terkelola dengan baik. 


“Aset ini harus diberikan sesuai peruntukan dan sesuai jabatan,” terangnya. 
Sementara, Kepala Bidang Pengelolaan Aset BPKD Solsel, Masdera Riko menjelaskan, saat ini baru 8 unit kendaraan roda empat yang sudah dilakukan pendataan, serta telah diadministasian kendaraan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Solsel. 

Yakni kendaraan jenis Avanza 2 unit,  Isuzu Phanther 2 unit, kemudian Pajero,  L200, Ford dan Toyota Land Cruiser masing-masing satu unit. 
“Kendaraan yang kami data tersebut sebagian diserahkan ke OPD sesuai peruntukan, dan ada yang tengah kami lakukan perawatannya,” bebernya. 


Penyerahan kendaraan disesuaikan dengan aturan yang sudah dikeluarkan,  seperti Permendagri dan Perbup, roda empat untuk eselon 3.
Selain itu, fasilitas kendaraan khusus terbatas pada unit kerja juga diberikan, seperti kendaraan ambulance dan Pemadam Kebakaran (Damkar). 
“Kedepan, kami BPKD akan terus melakukan pendataan kendaraan, baik roda empat, roda dua dan aset berharga lainnya,” ucapnya. (Adi)