Petugas Haji Harus Luruskan Niat Dalam Layanan Haji

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memberikan keterangan pers kepada wartawan di Madinah (10/5)
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memberikan keterangan pers kepada wartawan di Madinah (10/5)

Kopasnews.com – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kembali menekankan kepada petugas haji untuk meluruskan niat dan memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji Indonesia.

Hal ini disampaikan Gus Men saat melakukan pembinaan kepada Petugas Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Daker Bandara, Kamis (9/5) malam waktu Arab Saudi di Kantor Urusan Haji (KUH) Madinah.

Menag Yaqut kembali menekankan kepada petugas pentingnya meluruskan niat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada 241.000 jemaah haji Indonesia.

“Pertama meluruskan niat, gampang diucapkan tapi sering kali sulit dilaksanakan,” ungkap Gusmen didampingi Dirjen PHU, Hilman Latif dan Stafsus Wibowo Prasetyo, dan Kepala Daker, Ali Machzumi.

Dalam ramah tamah yang berlangsung santai, Menag Yaqut mengingatkan bahwa niat yang tulus untuk memberikan layanan terbaik kepada jemaah haji akan menjadi bonus bagi para petugas, yaitu mendapatkan predikat haji mabrur.

Selain meluruskan niat, Menag Yaqut juga mengingatkan para petugas untuk menjaga stamina dan kesabaran.

“Kalau ada waktu luang jangan terlalu kecapaian. Karena nanti haji itu ibadah fisik. Tolong semua bisa jaga stamina,” katanya.

Baca Juga : 18.000 Generasi Tanah Datar Sudah Hafidz Alquran

Baca Juga : RSUD Pasaman Barat Terima Sertifikat Penghargaan Akreditasi Paripurna Bintang Lima

Yaqut menambahkan, para petugas di Madinah akan menghadapi banyak hambatan dan kepadatan. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesabaran.

“Apalagi di Madinah, hambatan banyak dan padat. Tolong jaga kesabaran juga. Kalau ada yang kurang sabar dan kelelahan menangani jemaah harus dikomunikasikan. Ini untuk menjaga ritme kita memberikan pelayanan kepada jemaah haji,” tegasnya.

Menag juga menekankan pentingnya kekompakan di antara para petugas haji. “Tidak kalah penting dijaga kekompakan. Niat dan tujuan yang sama,” pungkasnya. (*)