KPU Solsel Distribusikan Logistik Lebih Awal di Daerah Ini

Devisi Teknis KPU Solsel Dedi Fitriadi saat memberikan simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS saat Pemilu berlangsung di Kantor KPU Solsel, Rabu (31/1). dok.kopasnews.com
Devisi Teknis KPU Solsel Dedi Fitriadi saat memberikan simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS saat Pemilu berlangsung di Kantor KPU Solsel, Rabu (31/1). dok.kopasnews.com

Kopasnews.com – Pendistribusian logistik untuk daerah sulit dan daerah rawan di Solok Selatan akan diupayakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat lebih awal. Hal ini dalam menyikapi kondisi musim hujan yang masih melanda daerah Solok Selatan.

“Untuk daerah perairan dan sulit, kita sudah punya skema pendistribusiannya. Kalau di daerah lain pada 13 Januari 2024 atau H-1, tapi untuk daerah perairan pada tanggal 11 dan 12 Januari 2024,” ujar Devisi Teknis KPU Solok Selatan Dedi Fitriadi, Rabu (31/1/2024) saat simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024 di Kantor KPU Solsel.

Dia menyebut, daerah rawan dan sulit di Kabupaten Solok Selatan yakni empat kejorongan di Tandai, Nagari Lubuk Gadang Tenggara Kecamatan Sangir, Log Batu Sandi Nagari Sungai Kunyit Kecamatan Sangir Balai Janggo, dan tiga kenagarian di Nagari Lubuk Ulang Aling Kecamatan Sangir Batang Hari.

“Khusus daerah perairan di Lubuk Ulang Aling, Lubuk Ulang Aling Tengah dan Lubuk Ulang Aling Selatan. Kalau tidak memungkin lewat jalur Solok Selatan mengingatkan cuaca di musim hujan, maka bisa saja kita mengantarkan melalui Kabupaten Dharmasraya yang jaraknya sangat jauh melalui empat Kabupaten/Kota,” jelasnya.

Baca Juga : Proses Sortir Lipat Surat Suara Presiden, DPD dan DPR I Rampung

Khusus pemilih disabilitas seperti Tuna Netra, katanya KPU sudah menyediakan alat bantu coblos. Untuk difabel kursi roda, dan KPPS jadi pemandu untuk masuk ke bilik suara.

Kemudian untuk Tuna Rungu, KPU juga sudah melatih KPPS dengan bahasa isyarat digunakan oleh tuna rungu tersebut.

“Nah, untuk pemilih disabilitas sudah kita atur teknisnya. Jadi, semua itu sudah disampaikan ke KPPS ketika bertugas pada TPS-TPS yang ditempati,” papar Dedi.

Dia juga menjelaskan terkait pemilih dalam kondisi tertentu, pihak KPU melalui KPPS akan menjemput suara ke rumah bagi masyarakat yang betul-betul tidak bisa datang ke TPS dan ke rumah sakit bagi mereka yang dirawat disana.

Baca Juga : KPPS dan Parpol Dibekali Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara

Petugas akan membawa surat suara, tinta dan alat coblos. Surat suara tersebut akan dibungkus dengan plastik setelah yang bersangkutan telah melakukan pencoblosan.

“Surat suara dan logistik lainnya semua sudah di packing dan lengkap. semuanya sudah ready pada saat hari pendistribusian kelapangan,” tuturnya. (adi)