Ratusan Siswa Baru di Sangir Jujuan Terima Seragam Gratis

Ratusan Siswa Baru di Sangir Jujuan Terima Seragam Gratis

Pemkan menyalurkan seragam gratis dan bantuan jenis lainnya kepada masyarakat sangir jujuan.
Pemkan menyalurkan seragam gratis dan bantuan jenis lainnya kepada masyarakat sangir jujuan.

Solsel, kopasnews.com – Sebanyak 351 seragam sekolah gratis disalurkan kepada siswa SD dan SMP di Kecamatan Sangir Jujuan. Ģuna mendukung pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) masa depan daerah disamping meringankan beban orang tua murid.

Dengan rinciannya penerima 219 siswa dari 12 SD dan 132 orang siswa dari 4 SMP.

“Masing-masing siswa akan mendapatkan seragam putih-biru atau putih-merah dan seragam pramuka bagi siswa SD dan SMP di Kecamatan Sangir Jujuan,” kata Bupati Solok Selatan Khairunas saat menyerahkan seragam gratis di SMPN 6 Solok Selatan di Bidar Alam, Selasa (8/11/2022).

Dia menyebut bantuan seragam ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Solsel dalam merealisasikan visi dan misi yang tertuang dalam bentuk program dan kegiatan di Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Baca Juga : Cegah Kelainan Fisik dan Motorik Ratusan Siswa SMA Melalui Program Fisioterapi, Ini Mamfaatnya

Program unggulan dibidang pendidikan ini sudah dimulai pada 2021 lalu, khusus bagi siswa SD dan SMP saja. Tahun ini seragam gratis disalurkan kepada siswa SD, SMP, SMA, SMK, dan sekolah Madrasyah di bawah naungan Kementerian Agama di Solok Selatan

Kompetensi guru harus terus diasah dan ditingkatkan, nantinya akan berbanding lurus dengan kompetensi siswa didiknya.

“Bukan hanya pendidikan, tapi kesehatan siswa juga penting untuk memastikan kualitas SDM Solsel semakin baik di masa depan,” bebernya didampingi Wabup Yulian Efi dan Sekretaris Daerah Syamsurizaldi.

Dikatakannya, prevelansi stunting di Solok Selatan terbilang tinggi, yakni di angka 24 persen. Untuk itu, Khairunas mengharapkan ada kerja sama antara Dinas Pendidikan dengan Dinas Kesehatan dalam upaya untuk mencegah stunting pada peserta didik.

“Kesehatan siswa penting dan cegah stunting ini tugas dinas pendidikan dan kesehatan,” jelasnya.

Ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda mengatakan penyaluran seragam gratis ini bentuk kepedulian pemerintah dan DPRD untuk meningkatkan mutu pendidikan dan meringankan orang tua dalam menyekolahkan anaknya.

Tahun 2020 lalu dimana terjadi pandemi Covid-19 dan tahun depan diprediksi akan terjadi resesi global. Sehingga pemerintah perlu hadir untuk memberikan dukungan, terutama di bidang ekonomi untuk masyarakatnya. Tantangan yang akan dihadapi ini bukanlah hal biasa.

“Untuk itu kami DPRD terus mendorong pemerintah daerah bagaimana meringankan biaya hidup masyarakat, salah satunya dengan menekan pengeluaran masyarakat dengan memberikan seragam gratis. Jadi tidak cuma seremonial saja, ini berdampak dan ada efek domino terhadap pengeluaran,” tuturnya. (adi)