Makan Sarapah, Prosesi Mewariskan Gelar Pusaka di Wilayah Kerajaan Rantau XII Koto

FB IMG 1635847699760

Padang Aro, Kopasnews.com — Makan Sarapah di Rumah Gadang Pasukuan Kampai, Rimbo Tangah, Kecamatan Sangir, merupakan rangkaian dari perhelatan Malabuah atau Malewakan Gala, sebagai prosesi mewariskan suatu gelar pusaka dalam masyarakat adat Minangkabau, Senin (1/11/2021).

Yang Dipertuan Maharajo Bungsu, Pemimpin Kerajaan Rantau XII Koto, Bendrianto menyampaikan, bahwa prosesi makan sarapah sebagai bentuk perhelatan resmi untuk memberitahukan kepada masyarakat nagari bahwa sebuah gelar pusaka telah diwariskan. 

Penerima gelar mesti memotong seekor kambing sebagai tanda peresmian gelar, yang nantinya akan dimasak menjadi hidangan utama dalam acara Makan Sarapah. 

Tuanku (Panggilan keseharian Raja) dalam prosesi tersebut telah menurunkan titah dan menyerahkan keris sebagai simbol diturunkannya gelar ‘Datuk Rajo Batampat’ kepada penerusnya yang telah disepakati dalam musyawarah di tingkat ninik mamak. 

Bupati Solok Selatan Khairunas dalam kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya, ia berharap struktur organisasi dalam masyarakat adat dihidupkan kembali, agar dapat menjalankan fungsi masing-masing dan turut andil dalam pembangunan Solok Selatan. 

Bupati mengatakan pemerintah akan menjembatani supaya struktur dalam masyarakat adat bisa bersama-sama ambil peran dalam pembangunan

“Supaya duduk sama rendah, berdiri sama tinggi, bila perlu meminta saran para ahli dari para akademisi di Universitas Andalas,” ujarnya. 

Dikataknnya, menghadiri perhelatan ‘Malabuah’ atau ‘Malewakan Gala’ merupakan salah satu wujud nyata dari misi ke-lima Pemerintahan Bupati Khairunas dan Wakil Bupati Yulian Efi, yaitu misi melestarikan seni dan budaya di Solok Selatan. (Adi)

FB IMG 1635847694250
Prosesi gelar adat diwilayah Rantau XII koto dihadiri bupati dan ketua DPRD Solsel beserta para niniak mamak dan Raja