Nagari di Ultimatum Agar Jangan Menumpuk Beras Bantuan

Bupati Solok Selatan Khairunas instruksikan beras bantuan pemerintah jangan sampai ditumpuk di Kantor Wali Nagari atau Kantor Camat. Bupati didampingi Camat Sangir Balai Janggo Muslim. dok kopasnews.com
Bupati Solok Selatan Khairunas instruksikan beras bantuan pemerintah jangan sampai ditumpuk di Kantor Wali Nagari atau Kantor Camat. Bupati didampingi Camat Sangir Balai Janggo Muslim. dok kopasnews.com

Kopasnews.com – Bupati Solok Selatan Khairunas menegaskan, Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (BP-CBP) harus segera diserahkan kepada keluarga penerima manfaat, jangan sampai ditumpuk atau disalahgunakan pihak Kenagarian.

Karena bantuan ini sangat dibutuhkan dalam bulan ramadhan ini, harus dibagikan sekarang bagi yang hadir. Dan besoknya harus tersalurkan semua.

“Jangan sampai beras ini satu bulan menumpuk di kantor camat atau di Kantor Wali Nagari. Baru diserahkan kepada yang berhak menerima, saya akan sanksi jika ditemukan dilapangan. Karena itu, Camat dan Wali Nagari harus segera disalurkan dan komunikasikan dengan masyarakat penerima manfaat ini,” tegasnya Bupati Khairunas, Senin (18/3/2024) saat penyerahan bantuan pangan kepada masyarakat di halaman Kantor Camat Sangir Balai Janggo.

Baca Juga : Menteri PUPR Perbaiki Prasarana Yang Rusak Pasca Bencana Banjir dan Longsor

Penyerahan bantuan pangan ini untuk membantu masyarakat penerima manfaat dengan program pangan nasional, sehingga beban masyarakat sedikit dapat terbantu di bulan ramadhan.

Tahun lalu diberikan secara bertahap, namun di bulan ramadhan ini juga kembali didapatkan Solok Selatan untuk 12.105 KPM dan di Kecamatan Sangir Balai Janggo ini sebanyak 833 KK.

“Beras ini akan bermasalah ketika penyaluran tidak sampai di tangan masyarakat. Jangan sampai di jual oleh pihak kenagarian, yang nanti bisa berpolemik,” pesannya.

Baca Juga :Mensos RI Beri Santunan Keluarga Korban Banjir Hingga Logistik dan Dapur Umum

Tadi Camat menyampaikan jalan Mercu-Talao dengan swakelola perusahaan, Bupati mengatakan tolong dimanfaatkan alat berat yang ada di Pemkab dan di perusahaan sehingga arus transportasi darat lancar.

“Kalau transportasi lancar, semua akses masyarakat di ramadhan dan kelancaran juga bagi arus mudik dari Jakarta Solsel dan Jambi Solsel,” terangnya. (adi)