Tiga Pelajar Di Kota Padang Dilaporkan Hanyut Terseret Arus Lubuk Tongga

20220612 1417331655018271011
Ilustrasi hanyut. Net

Padang, kopasnews.com – Tiga dari 4 orang siswa SMK 5 Padang yang mandi-mandi di sungai Lubuk Tongga, RT 03 RW 08 Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, dinyatakan hilang usai terseret arus sungai.

Hingga kini masih dalam pencarian pihak TRC PB BPBD Kota Padang dibawah Komando Kabid Kedaruratan dan Logistik, peristiwa itu terjadi Sabtu (11/6/2022) sekitar pukul 16.10 wib sore.

“Saya berusaha menolong teman yang hanyut tersebut, sayang dengan kondisi air pasang naik dan deras saya tidak dapat membantu menyelamatkannya,” kata Aditya,16, warga Rawang Tunggul Hitam usai kejadian.

Tahun Depan, Kecamatan Sudah Punya 3 Unit Ekcavator dan Mobil Trado

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Basril membenarkan ada tiga warga Kota Padang terseret arus sungai dan belum ditemukan.

Dia menyebut saksi mata kejadian itu yang juga merupakan siswa SMK 5 Padang, bersama tiga temannya yang hanyut tersebut sedang asik mandi-mandi.

Memang saat itu katanya kondisi cuaca dihadapkan dengan hujan, tiba-tiba debit air pasang naik dan mulai deras. Sehingga tiga orang pelajar SMK 5 Padang itu tidak mengetahui air pasang naik dan menyeret meraka.

Ketiga pelajar terseret arus Sungai Lubuk Tongga Sungai Bangek tersebut yakni Ikhsan Maulana,16 tahun warga Bunga Mas 3 Tunggul Hitam, Sintia Vita loka 16 tahun warga Belakang Taman Makam Pahlawan Lolong, dan Ulfa 16 tahun warga beralamat di jln.Ahmad Yani.

Siswa SMKN 1 Solsel Terima Penyuluhan Hukum

Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) PB BPBD Kota Padang dibawah Komando Kabid Kedaruratan dan Logistik, tiba di lokasi dan melakukan penghimpunan data atau informasi kejadian ini.

Untuk sementara belum bisa di lakukan pencarian mengingat kondisi hujan lebat dan debit air yang cukup besar.

“Korban terseret arus sungai itu belum ditemukan,” ujarnya. (fah)