Ketum Golkar, KIB Akan Mengusung Capres dan Wacapres Sendiri

20220605 1729401654424999459
Ketum Golkar Airlangga Hartarto. Dok.PPP Golkar

Jabar, kopasnews.com – Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang akan dibangun Partai Golkar bersama Partai PAN dan PPP memiliki arah jelas untuk mengusung calon presiden dan calon wakil presiden sendiri.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menegaskan, gabungan tiga partai politik ini, sudah memenuhi syarat ambang batas pencalonan untuk Pilpres 2024.

Dengan dibentuk KIB, Golkar, PAN dan PPP ingin bersinergi dari hati. Sehingga tidak ada pihak manapun yang bisa memecah soliditas tiga partai KIB.

“Kalau sinergi dari hati tidak ada yang bisa memecah kita, tidak ada yang bisa bayar kita, tidak ada yang bisa nakut-nakutin kita, tidak ada satu kekuatan pun yang bisa melawan soliditas kita,” tegas Airlangga saat memberi pidato di Rakerda DPD Golkar Jawa Barat, di SICC Sentul Bogor, Jumat (3/6/2022) dikutip dari situs Golkar.

Airlangga menambahkan, soal siapa calon yang akan diusung KIB, seluruh pihak diminta bersabar.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menuturkan, saat ini KIB ibarat sedang menyusun buku.

“Buku itu ada chapter-chapter-nya ada bab-babnya. Sekarang, kita sedang membuat isi bukunya apa dan tentu kedepan pada waktunya akan kita siapkan,” ujarnya.

Pincam Harus Mampu Jadi Urat Nadi Kemajuan dan Kejayaan Partai

Ketum Golkar ini menuturkan, yang paling penting dari anggota koalisi KIB, saat nanti harus sinergi dalam melanjutkan karya-karya pembangunan era presiden Jokowi.

Soal pengumuman siapa calon yang akan diusung nanti, Airlangga menegaskan tidak akan tergesa-gesa.

Ketua DPD Golkar Jawa Barat Ace Hasan Syadzily mengaku, partai berlambang pohon beringin memiliki suara terbesar pada Pemilu 2019.

Menurutnya, sudah sewajarnya jika Golkar mengusung kadernya sendiri sebagai capres, bukan justru mendukung kader partai lain di Pilpres 2024.

Ace menegaskan, Golkar Jabar akan terus berjuang memenangkan Airlangga Hartarto sebagai capres dari partainya.

Pengusungan Airlangga merupakan hasil Musyawarah Nasional (Munas) Golkar 2019.

“Airlangga  harus menjadi presiden Republik Indonesia di tahun 2024,” ujar Ace.

Ketua DPW PAN Jawa Barat Desi Ratnasari, menyebut KIB ibarat sohib lama berkolaborasi lagi.

Perumpamaan ini menunjukan hubungan yang sudah terbangun lama antara ketiga partai tersebut.

“Kalau dalam percintaan ada CLBK, tapi relasi saya, relasi kami, DPW PAN Jawa Barat bersama saudaraku Ace judulnya SLBK (Sohib Lama Berkolaborasi Lagi),” ujar Desi.

Desi mengakui sepak terjang Golkar di Jawa Barat di bawah kepemimpinan Tb Ace Hasan Syadzily.

Desi menegaskan, partainya siap berkolaborasi untuk memenangkan Pemilu 2024 bersama Golkardan PPP Jawa Barat.

“Jadi saya yakin dengan kehadiran kami bertiga Golkar, PAN, dan PPP di Jawa Barat kita semangat memberi manfaat bagi masyarakat Jawa Barat,” katanya.(*)