FIFA Kuncurkan Dana Pengembangan Sepakbola Indonesia

Ketua Umum PSSI Erick Tohir meberikan keterangan pers di Istana Presiden, Senin (5/6). Foto Sapres/Lukas
Ketua Umum PSSI Erick Tohir meberikan keterangan pers di Istana Presiden, Senin (5/6). Foto Sapres/Lukas

 

Jakarta, kopasnews.com – Federation Internationale de Football Association (FIFA) mengalokasikan anggaran dana sekitar USD 7,3 juta untuk pengembangan sepak bola Indonesia melalui penerapan sport science dan pembangunan infrastruktur. Termasuk program berkelanjutan dan jangka panjang sepakbola.

“Ini bentuk kepedulian FIFA terhadap sepak bola Indonesia. Fasilitas olahraga ini yang luar biasa atas dukungan FIFA,” kata Ketua PSSI Erick Tohir, Senin (5/6/2023) saat memberikan keterangan persnya di Komplek Istana Presiden.

Sarana Olahraga ini akan dibangun di Ibu Kota Nusantara (IKN), disana ada lima lapangan sepak bola, satu lapangan bola pantai, satu lapangan futsal, di situ juga nanti didukung dengan tentu sport science dan tempat istirahat yang memadai.

Baca Juga : Ini Alasan Argentina Pilih Lawan Tanding Indonesia di FIFA Macthday

“Pertama, kita akan menerapkan sport science disana. Kedua, pembangunan infrastruktur yaitu salah satunya training camp di IKN di mana pemerintah telah memberikan tanah dan membangun infrastruktur dasar,” tutur Erick.

ASIAN Games, tentu diapresiasi dan kembali tes nyali bagi pemain. Dan juga sebagian dari pemain U-20 dan 22 ini yang belum memiliki klub, itu mereka akan masuk ke klub Bhayangkara sebagai program keberlanjutan untuk tim nasional muda ini.

“Pemerintah bakal mendukung program jangka panjang dari pengembangan sepak bola di Indonesia,” paparnya.

Baca Juga : Atasi Narkoba Zombie Masuk Indonesia, Perlu Tindakan Ekstrem Pemerintah dan Aparat

Erick menutur telah memberanikan diri, serta memaparkan program jangka panjang kepada Presiden.

“Tentu saja PSSI akan mencari uang sendiri. Tapi alhamdulillah tadi Pak Presiden, Pak Menpora juga ikut menjadi bagian membangun sepak bola program jangka panjang ini bersama FIFA,” ucap Erick.

(fah)