Jalan Tembus Solsel-Dharmasraya Segera Diaspal, Ini Dampaknya Bagi Masyarakat

Kepala Dinas Kominfo Solok Selatan Firdaus Firman melakukan swafoto saat meninjau kondisi jalan tembus Solok Selatan-Dharmasraya bersama Bupati dan Balai Prasarana Nasional Wilayah Sumbar beberapa waktu lalu.
Kepala Dinas Kominfo Solok Selatan Firdaus Firman melakukan swafoto saat meninjau kondisi jalan tembus Solok Selatan-Dharmasraya bersama Bupati dan Balai Prasarana Nasional Wilayah Sumbar beberapa waktu lalu.

Solsel, kopasnews.com – Jalan tembus Solok Selatan – Dharmasraya via Sungai Sungkai-Sungai Rumbai telah selesai dilalukan pengukuran dilapangan pada 9 Desember 2022 lalu, seiring pelaksanaan kegiatan fisik dilapangan.

Diakhir tahun 2022 lalu kegiatan pengaspalan hotmix sudah dimulai dikerjakan oleh Dinas terkait melalui Dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Sumatera Barat senilai Rp11,5 miliar hingga tembus ke gerbang tol Sumatera.

“Gerbang utamanya di simpamg Kaca di Sungai Sungkai, Nagari Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo. Lebar jalan 15 meter dan akan diaspal di akhir tahun 2022 lalu dengan dana BKK Provinsi Sumbar. Tahun 2023 ini dilanjutkan dengan dana Inpres APBN sebesar Rp56 miliar berkat lobi Bupati Solsel ke Balai Jalan Wilayah Sumbar dan Kementerian PUPR di Jakarta,” kata Camat Sangir Balai Janggo, Muslim, Senin, (10/4/2023).

Baca Juga : Jalan Tembus Solsel-Dharmasraya Diaspal Tahun Ini

Dia mengatakan, peningkatan jalan tembus tersebut sepanjang 21 KM telah tersedia anggarannya pada tahun 2023, dampaknya bukan saja memperpendek jarak Solsel dengan Dharmasraya. Tapi memperpendek jarak Solsel menuju pusat Provinsi Jambi, termasuk akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat Sangir Balai Janggo.

Soal proses perencanaan peningkatakan jalan Sungai Sungkai, Solok Selatan via Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya telah dirampungkan.

“Mulai pembebasan hingga pengukuran sudah dituntas dilakuakan tanpa persoalan. Sekarang menunggu pengerjaan dari pihak kontraktor pada tahap dua dan tahap 3 di 2024 untuk finishing hingga kebatas Dharmasraya,” ujar Muslim.

Baca Juga : Belasan Miliar Anggaran Fisik Jalan Tembus Solsel-Dharmasraya Ditender

Anggota DPRD Solok Selatan, H.Sabri yang ikut dalam proses pengukuran jalan tembus Solok Selatan-Dharmasraya saat itu, berharap tidak ada kendala dalam pelaksanaan proyek dilapangan hingga 2024. Sebab semua proses sudah tuntas terlaksana hingga tahap pengukuran dari Sungai Sungkai hingga ke Sungai Rumbai. Bahkan sebagian sudah di aspal dari simpang kaca Sungai Sungkai.

“Mimpi dan harapan masyarakat Solok Selatan, apalagi yang berdomisili di Kecamatan Sangir Balai Janggo sudah terwujud. Biasa tertinggal masalah infrastruktur, sekarang akan terhubung ke pintu tol Sumatera,” terangnya

Dengan terbukanya akses Solsel-Dharmasraya maka akan berdampak terhadap lajunya perekonomian masyarakat nantinya. Disamping memperpendek akses masyarakat menuju Kabupaten Dharmasraya dan ke Provinsi Jambi.

Keberhasilan ini kata Sabri, tidak lepas dari andilnya Bupati Solsel Khairunas dan dukungan Pemprov Sumbar dan Pusat sehingga terwujudnya akses jalan tembus Solsel-Dharmasraya melalui Kecamatan Sangir Balai Janggo.

Baca Juga : Indonesia Miliki Warisan Kebudayaan Yang Tinggi

“Terbukanya akses Solsel-Dharmasraya via Sungai Sungkai-Sungai Rumbai, dampak ekonomi baru akan dirasakan masyarakat disamping memperpendek akses antar Kabupaten dan Provinsi,” jelasnya.

Politisi Nasdem itu mengatakan, semoga proses pembangunan lancar dan tidak ada kendala apapun.

Sebab konektivitas antar kabupaten, antar provinsi terbuka lebar, berbagai aspek juga turut mengalami peningkatan. Terutama perantau Solsel yang ada di Jambi, akan terasa mamfaatnya saat arus mudik nantinya.

Aksesnya lebih pendek dilewati, tidak lagi memutar melewati Dharmasraya, Sijunjung, Sawahlunto, Kota Solok dan Kabupaten Solok.

“Pembangunan jalan penghubung antar kabupaten ini sangat strategis, sebab lebarnya diperluas. Akan menjadi akses perekonomian baru bagi masyarakat nantinya,” tutupnya. (adi)