Suasana Perayaan HUT Solsel, WC RTH Padang Aro Di Gembok

Kondisi WC di bagian sudut belakang RTH Padang Aro terlihat di gembok, padahal masyarakat membutuhkan dalam suasana perayaan HUT Solsel ke 20 tahun (4/1)
Kondisi WC di bagian sudut belakang RTH Padang Aro terlihat di gembok, padahal masyarakat membutuhkan dalam suasana perayaan HUT Solsel ke 20 tahun (4/1)

 

Solsel, kopasnews.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Solok Selatan ke-20 di RTH Padang Aro meriah. Tapi sayang sekali masyarakat yang berdatangan menyaksikan acara, termasuk para Aparatur Sipil Negara yang hendak buang air kecil atau buang air besar terpaksa ke Masjid Jabal Nur Padang Aro.

Hal ini disebabkan WC di bawah Panggung RTH Solok Selatan di Padang Aro itu di kunci, termasuk WC yang dibangun megah di sudut bagian belakang RTH juga digembok.

“Seharusnya pada acara seperti janganlah WC nya di tutup. Ini perayaan HUT Solsel. Acaranya banyak, masyarakat juga akan banyak berdatangan termasuk ASN. Tapi seluruh WC di kunci, ini perlu jadi perhatian dinas terkait,” tegas Ketua PWI Solok Selatan Hendrivon, Kamis (4/1/2023) siang.

Baca Juga : Pesona Air Mancur Menari Taman Kota Padang Aro Manjakan Pengunjung

Kalau di tutup dengan gembok atau di kunci, buat apa ada WC di bangun di RTH ini. Kan untuk kebutuhan pengunjung.

Apalagi saat ini menyambut Hari Jadi Solsel ke 20 tahun, hari bersejarah berdirinya Kabupaten Solok Selatan dari Kabupaten Solok. Kan pasti banyak masyarakat yang datang melihat dan menyaksikan acara ini. Apalagi akan dilaksanakan pawai, tentu saja akan dibanjiri masyarakat.

“Saya sangat kecewa dengan Dinas terkait, karena masyarakat tidak bisa memanfaatkan fasilitas untuk buang air,” jelasnya.

Kegiatan perayaan HUT Solsel ke-20 berlangsung  di depan panggung (4/1)
Kegiatan perayaan HUT Solsel ke-20 berlangsung di depan panggung (4/1)

Sesriniawati salah satu pengunjung saat di temui di Masjid Jabal Nur memaparkan, tadi di suruh ke WC dekat panggung. Sayang WC nya di kunci, dan suruh lagi ke bagian belakang. Ada merek Toiket Perempuan dan Toilet Laki-Laki, juga di gembok.

“Akhirnya, saya di suruh pedagang ke Masjid ini untuk buang air kecil,” tuturnya.

Jio salah seorang peserta silat mengaku juga sulit cari WC. Semuanya terkunci kemudian di suruh pedagang menuju Masjid Jabal Nur.

“Semua terkunci, bg,” ucapnya.

Kepala Dinas PekinLH dan Perhubung Solok Selatan Wirnoveri mengatakan, nanti di buka. Mungkin saja petugasnya belum datang.
“Nanti kita koordinasikan,” jawabnya. (adi)