Jadikan Program Tahfidz Quran SMPN 1 Solsel Role Model Bagi Masyarakat

Siswa SMPN 1 Solok Selatan wisuda program Tahfidz Quran, Selasa (23/5)
Siswa SMPN 1 Solok Selatan wisuda program Tahfidz Quran, Selasa (23/5)

Solsel, kopasnews.com – Puluhan siswa SMPN 1 Solok Selatan wisuda Tahfidz Alqur’an merujuk dari implementasi Program Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz yang dicanangkan Pemkab Solok Selatan.

Tentu saja hendaknya dapat dijadikan acuan atau Role Model bagi sekolah tersebut dan sekolah lainnya di Solok Selatan.

“Program Tahfidz Alqur’an yang dilaksanakan di SMPN 1 Solsel bisa menjadi role model, dimana tahfidz qur’an dijadikan sebagai program unggulan sekolah. Mudahan terlaksana juga di sekolah lainnya di Solsel dengan baik,” harap Bupati Solok Selatan Khairunas, Selasa (23/5/2024) di Muaro Labuh.

Baca Juga : Cetak Hafizd Alquran Perkuat Magrib Mengaji

Baca Juga : Ratusan Penghafal Alquran Diwisuda di Lubuk Malako

Mudahan program keagamaan ini terus menunjukan dampak positif dan signifikan bagi masyarakat, atau anak sekolah di daerah berjululan Sarantau Sasurambi itu.

Baik yang diselenggarakan oleh Rumah Tahfidz, maupun sekolah-sekolah umum yang menjadikan program tahfidz sebagai unggulan dan sekolah madrasah.

“Program tahfidz qur’an yang diterapkan di sekolah mudah-mudajan benar-benar berdampak, sekolah itu betul-betul paling diminati oleh orang tua dalam menyekolahkan anaknya,” pintanya.

Selain itu, sudah menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah untuk mempersiapkan regenerasi yang lebih baik, berkualitas dan memiliki akhlak yang berlandaskan alquran.

“Anak-anak yang kita didik sekarang adalah generasi penerus, calon-calon pemimpin Solok Selatan, bahkan pemimpin tingkat provinsi dan nasional nantinya,” tegasnya.

Baca Juga : Ini Mamfaat Pengajian Hadist Setiap Jumat Malam di Islamic Center PP

Baca Juga : Alasan Pemkab Solsel Gulirkan Program Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz

Sementara, Kepala SMPN 1 Solok Selatan Rika Jumatil fitri mengatakan wisuda Tahfidz yang dilaksanakan ini adalah angkatan 3.

“Tahfidz qur’an ini program unggulan sekolah kami, masuk dalam kegiatan intra kurikuler dengan jumlah siswa sebanyak 524 orang,” katanya.

Masuk dalam kegiatan PBM, tahfidz qur’an di SMPN 1 Solsel juga melibatkan seluruh majelis guru dan pimpinan pondok tahfidz.

Saat ini jumlah siswa SMPN 1 Solsel yang diwisuda sebanyak 80 siswa yang telah dilatih oleh guru tahfiz berkompeten.

“Mereka menghafal quran mulai dari 1 jus hingga hafal 3 jus,” tuturnya.

(adi)