Qinaya Rantika Putri Tampil Memukau Dipanggung Syukuran Hari Bhayangkara ke-78

Qinaya Rantika Putri saat membacakan puisi berjudul Polisi Ku pada kegiatan syukuran Hari Bhayangkara ke-78 di Gedung Sanika Satyawada Senin (1/7/2024)
Qinaya Rantika Putri saat membacakan puisi berjudul Polisi Ku pada kegiatan syukuran Hari Bhayangkara ke-78 di Gedung Sanika Satyawada Senin (1/7/2024)

Kopasnews.com – Beragam atraksi dan peragaan di pertunjukan jajaran Polres Solok Selatan saat peringatan Hari Bhayangkara ke-78 di Mako Polres Solok Selatan (Solsel), Senin 1 Juli 2024.

Tak kalah menariknya penampilan Qinaya Rantika Putri saat syukuran Hari Bhayangkara itu di Gedung Sanika Satyawada sesuai upacara peringatan Hari Bhayangkara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Solok Selatan AKBP Arief Mukti Surya Adhi Sabhara.

Puisi yang berjudul “Polisi Ku” yang dibacakan gadis usia 9 tahun ini tampil memukau Kapolres AKBP Arief Mukti beserta Ny.Desty Arief Mukti dan seluruh jajaran Polri di Polres Solok Selatan beserta undangan yang hadir seperti Bupati Khairunas dan Wakil Bupati Solsel Yulian Efi, Perwira Penghubung mewakili Dandim 0309 Solok, Kejari Solsel, Pengadilan Negeri, Kemenag, tokoh adat, tokoh agama serta tamu lainnya.

Baca Juga : Kapolres Solok Selatan Gelar Kegiatan Sosial Sambut HUT Bhayangkara ke-78

Dia tak hanya tampil cantik dan menarik mengenakan Pakaian Adat Minang terbuat dari kain sutra atau songket yang berkualitas tinggi. Corak kain sutra itu kian memberikan kilau yang indah dan membuat siapa pun yang mengenakannya terlihat mewah dipanggung syukuran hari lahirnya Kepolisian Republik Indonesia itu.

Qinaya, tak sekedar lantang membacakan puisi untuk jajaran Kepolisian RI. Akan tetapi mental baja yang dimiliki, sehingga siswa kelas 3 SDN 06 Durian Tarung Kecamatan Sangir tersebut mampu menguasai panggung syukuran Hari Bhayangkara.

Terlihat Kapolres dan jajarannya termasuk tamu undangan terkagum-kagum dengan keberaniannya serta puisi yang dibacakannya menyentuh hati para polisi di Polres Solok Selatan.

Baca Juga : Kankemenag Kota Padang Panjang Gelar Pengembangan Kampung Moderasi Beragama di TPL

Liuk-liuk gemulai tubuhnya, gerakan tangannya saat membacakan Puisi berjudul Polisi Ku, mengisyaratkan personil harus bekerja dengan baik, melakukan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Dengan kebaikan dan penuh keikhlasan.

Puisi itu mengedepankan nilai kepahlawanan polisi dalam bertugas dan berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (law and order).

Termasuk memerangi kejahatan (fighting crimes) serta melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Haruslah dengan hati, begitu isi dan nilai yang terkandung dalam Puisi Qinaya.

Seusai acara, Qinaya foto bersama Kapolres AKBP Arief Mukti dan Ketua Bhayangkari Ny.Desty Arief Mukti. 
Seusai acara, Qinaya foto bersama Kapolres AKBP Arief Mukti dan Ketua Bhayangkari Ny.Desty Arief Mukti beserta ayah dan ibunya.

Qinaya Rantika Putri merupakan anak semata wayang Kasat Binmas Polres Solok Selatan Iptu Novitri Anhar, ST. M.Kom dan Ny.Fitri Novit, warga Jorong Surian Tarung, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar). (adi)